Medan (ANTARA) - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan menyatakan, satu calon haji asal Sumatera Utara yang terinfeksi penyakit cacar air terpaksa menunda keberangkatan ke Tanah Suci hingga musim haji tahun depan.
"Terakhir beliau tunda keberangkatan tahun depan karena penyakit cacar air ini sangat rentan," ungkap Ketua PPIH Embarkasi Medan Zulkifli Sitorus di Asrama Haji Medan, Sumatera Utara, Senin.
Pihaknya menjelaskan, calon haji asal Sumatera Utara ini atas nama Rahmaini Daulay dengan nomor manifes 176 berasal dari Kabupaten Labuhanbatu.
Rahmaini tergabung kelompok terbang (Kloter) 17 Embarkasi Medan yang merupakan penutup rangkaian pemberangkatan di Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang ke Tanah Suci.
Baca juga: Satu calon haji asal Medan wafat di Tanah Suci
Data PPIH Embarkasi Medan menyebutkan, Kloter 17 Embarkasi Medan terdiri atas 233 calon haji asal Sumatera Utara diterbangkan melalui Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang pada Senin (11/5) pukul 05.00 WIB.
"Penyakit cacar air ini bisa menyebabkan penularan di pesawat udara, maka dia (Rahmaini Daulay, red) akhirnya menunda keberangkatan dan dia bisa menerima itu," kata Zulkifli.
Ia juga mengatakan, kini calon haji asal dari Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara itu telah melanjutkan aktivitasnya di Jakarta.
"Balik ke rumah, satu hari setelah keberangkatan. Namanya sakit ya istirahat, dan juga telah kembali ke Jakarta. Cuma dia mendaftar haji di Sumatera Utara," tutur Zulikifli.
Baca juga: PPIH Medan: 233 calon haji Kloter 17 penutup rangkaian pemberangkatan
Berdasarkan data PPIH Embarkasi Medan menyatakan, sebanyak 5.972 calon haji dan petugas kloter telah di Tanah Suci untuk mengikuti rangkaian ibadah haji setelah fase pemberangkatan pada 22 April hingga 11 Mei 2026.
Tercatat, ada 13 calon haji asal Sumatera Utara gagal berangkat ke Tanah Suci akibat sakit, dan enam kursi kosong di sejumlah kloter akibat kekosongan manifes penerbangan musim haji tahun ini.
"Dengan satu penunda ini, maka total 13 calon haji gagal berangkat ke Tanah Suci akibat sakit," tutur Zulikifli yang juga menjabat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara.
Baca juga: Kloter terakhir jamaah Embarkasi Medan berangkat ke Tanah Suci Senin
Pewarta: Muhammad Said
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































