Polisi amankan 8 pelaku perusakan Lapas Narkotika Sungguminasa

4 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Sebanyak delapan orang diduga pelaku perusakan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, telah diamankan oleh Polsek Bontomarannu.

"Delapan orang provokator dari aksi tersebut langsung diamankan ke polsek. Dilakukan penggeledahan dan pemeriksaan, dua di antara delapan orang tersebut positif menggunakan narkoba," kata juru bicara Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Rika Aprianti di Jakarta, Senin malam.

Peristiwa perusakan Lapas Sungguminasa terjadi saat massa berjumlah sekitar 40 orang yang mengatasnamakan dirinya Aliansi Masyarakat Pemerhati Hukum (AMPH) berdemonstrasi di dalam lapas pada Senin pukul 15.00 WITA.

Unjuk rasa yang dilakukan AMPH itu tidak mengantongi izin atau pemberitahuan dari kepolisian, baik dari Polres Gowa maupun Polsek Bontomarannu.

Rika menyebut para pengunjuk rasa melakukan tindakan perusakan mulai dari sengaja menabrakkan motornya ke ruang pintu P2U, melempar kaca, perusakan sarana kunjungan untuk warga binaan dan beberapa fasilitas lapas lainnya serta sempat melakukan pembakaran ban.

"Demo tersebut menyebabkan kerusakan beberapa fasilitas dan sarana," ujarnya.

Para pengunjuk rasa, kata Rika, juga membawa beberapa senjata tajam seperti badik, dan busur panah. Aksi tersebut juga menimbulkan ketakutan dan keresahan masyarakat di sekitar lapas.

Terkait kejadian tersebut, kata dia, Kepala Lapas Sunggumina langsung berkoordinasi dan melaporkan kejadian tersebut, dan berkoordinasi dengan pihak Polsek Bontonarannu, Koramil 1409-03, sekaligus meminta bantuan pengamanan.

"Pihak lapas telah berkoordinasi dengan Polres Bontomarannu dan juga terus membuka ruang diskusi," kata Rika.

Baca juga: Warga menangkap pelaku perusakan Puskesmas Bontomarannu Gowa

Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |