Jakarta (ANTARA) - Polres Metro Jakarta Timur berupaya mencari kamera pengawas (CCTV) dan saksi untuk menyelidiki kecelakaan lalu lintas yang menewaskan pengendara motor di depan pintu masuk Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur.
"Untuk mengungkap secara lebih jelas kronologi kecelakaan, petugas mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Timur AKP Darwis Yunarta saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Jumat.
Rekaman CCTV tersebut, kata Darwis, diharapkan dapat membantu polisi memperoleh gambaran mengenai situasi lalu lintas dan rangkaian peristiwa sebelum kecelakaan terjadi.
Kecelakaan yang terjadi pada Kamis (30/7) sekitar pukul 13.30 WIB itu melibatkan truk boks bernomor polisi B 9601 SCJ dan sepeda motor bernomor polisi B 4549 TYA di Jalan Raya Bogor arah selatan, tepatnya di depan pintu masuk Pasar Kramat Jati.
Setelah kejadian, petugas Satlantas Polres Metro Jakarta Timur melakukan sejumlah langkah penanganan di lokasi.
Korban pengendara sepeda motor bernama Said Muhammad (52) meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, penumpang motor bernama Suryadi (43) mengalami sejumlah luka dan mendapatkan perawatan di Rumah Sakit (RS) Polri.
Akibat dari kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor mengalami luka berat di kepala dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah kemudian dievakuasi ke RS Polri, sedangkan penumpang yang mengalami luka lecet di bagian tangan, serta memar di kaki kanan dan kiri telah mendapatkan perawatan di RS Polri.
"Kami menerima laporan, mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan kendaraan yang terlibat, dan melakukan penanganan terhadap korban," ujar Darwis.
Kedua kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan kemudian diamankan di Unit Laka Satlantas Jakarta Timur.
Polisi juga mengamankan dokumen SIM para pengendara yang terlibat.
"Barang bukti yang diamankan antara lain satu unit Mitsubishi Truck Box B-9601-SCJ, satu unit sepeda motor Honda Revo B-4549-TYA, satu lembar SIM B1 Umum atas nama Apit Triawan, serta satu lembar SIM C atas nama Said Muhammad," kata Darwis.
Dalam penanganan perkara tersebut, polisi belum menetapkan tersangka, melakukan penyelidikan dan belum mencantumkan saksi-saksi yang telah diperiksa dalam laporan awal.
Selain mencari rekaman CCTV, polisi juga masih melakukan pencarian saksi yang mengetahui atau melihat langsung kecelakaan tersebut.
Keterangan saksi nantinya menjadi bagian dari proses penyelidikan untuk mengetahui bagaimana kecelakaan terjadi.
Polisi juga meminta visum et repertum (VER) kepada RS Polri sebagai bagian dari proses penanganan perkara, khususnya berkaitan dengan kondisi korban dalam kecelakaan tersebut.
Hingga laporan awal dibuat, kerugian materi akibat kecelakaan belum dirinci. Sementara itu, proses penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab dan pihak yang bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut.
Baca juga: Kronologi pemotor tewas ditabrak truk di depan Pasar Kramat Jati
Baca juga: Pemotor tewas terserempet truk di Cengkareng
Baca juga: Pemotor wanita tewas terlindas truk di Tubagus Angke Jakbar
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































