Polisi dalami aduan dugaan penipuan pendirian dapur SPPG

1 day ago 4

Tulungagung, Jawa Timur (ANTARA) - Polres Tulungagung mendalami aduan dugaan penipuan terkait pendirian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Tulungagung yang saat ini masih dalam tahap penyelidikan.

Kasatreskrim Polres Tulungagung AKP Andi Wiranata Tamba di Tulungagung, Selasa, mengatakan penyidik telah menerima aduan masyarakat dan masih melakukan pengumpulan bahan keterangan.

"Kami menerima aduan terkait dugaan penipuan pendirian dapur SPPG. Saat ini masih dalam tahap pendalaman," katanya.

Menurut Andi, aduan tersebut menyebutkan nama Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin sebagai pihak yang diadukan.

Namun, penyidik masih mengumpulkan keterangan untuk menentukan ada atau tidaknya unsur tindak pidana.

Penyidik telah memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan. Salah seorang saksi berinisial E belum memenuhi panggilan penyidik.

Berdasarkan keterangan pelapor, yang bersangkutan dijanjikan lokasi pendirian dapur SPPG di Desa Mangunsari, Kecamatan Kedungwaru.

Pelapor juga mengaku telah menyerahkan uang sebesar Rp50 juta serta membangun dapur SPPG dengan biaya sekitar Rp900 juta.

Menurut pelapor, hingga pembangunan selesai, realisasi yang dijanjikan belum diperoleh.

Satreskrim Polres Tulungagung menyatakan penyelidikan masih berlangsung untuk menentukan ada atau tidaknya unsur tindak pidana dalam perkara tersebut.

Baca juga: Wakil Kepala BGN: Pendaftaran mitra SPPG hanya lewat portal resmi

Baca juga: BGN: Sedikitnya 5 kasus teridentifikasi penipuan jual-beli titik SPPG

Baca juga: Nama kerap dicatut, Direktur BGN Harjito imbau pengelola SPPG waspada

Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |