Yogyakarta (ANTARA) - Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat lonjakan jumlah kendaraan yang keluar dari wilayah ini usai Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran 2025.
Kepala Bidang Humas Polda DIY Komisaris Besar Polisi Ihsan dalam keterangannya di Yogyakarta, Kamis, mengatakan kondisi arus lalu lintas di sejumlah titik strategis di Yogyakarta terpantau lancar dan terkendali, meskipun ada lonjakan volume kendaraan.
"Kami sudah kerahkan personel untuk membantu pengaturan arus lalu lintas agar tetap lancar. Selain itu, pemantauan melalui CCTV di posko-posko juga terus dilakukan," kata Ihsan.
Peningkatan volume kendaraan mulai terlihat sejak hari pertama Lebaran dan terus berlanjut hingga Rabu (2/4) atau H+2.
Baca juga: Polda DIY sebut 128.678 pemudik telah tiba di Yogyakarta
Arus balik diprediksi masih akan tinggi pada H+3 seiring dengan berakhirnya cuti bersama dan kembalinya pemudik ke tempat tinggal masing-masing.
Berdasarkan data dari Posko Operasi Ketupat Progo 2025, Ihsan mengatakan jumlah kendaraan keluar DIY pada H+1 Lebaran mencapai 156.347 kendaraan, naik sebanyak 40.883 kendaraan dibandingkan hari pertama Lebaran yang tercatat 115.464 kendaraan.
"Kami melihat peningkatan kendaraan keluar dari DIY mulai terjadi sejak hari pertama Lebaran dan terus meningkat hingga saat ini," ujar Ihsan.
Baca juga: Polda DIY sebut arus lalu lintas menuju Yogyakarta masih landai
Menurut data yang dihimpun hingga pukul 12.00 WIB pada H+2 Lebaran, titik arus balik tertinggi berada di batas provinsi, di wilayah Tempel, dengan 23.753 kendaraan yang keluar dari wilayah DIY.
Selain itu, arus kendaraan yang cukup padat juga terpantau di Prambanan dengan jumlah 21.029 kendaraan, serta di pintu Tol Tamanmartani sebanyak 3.078 kendaraan.
Ihsan mengimbau kepada pemudik untuk selalu berhati-hati dengan mengutamakan keselamatan dalam berkendara.
"Selain itu juga selalu ikuti petunjuk dari petugas di lapangan, dan tidak terburu-buru agar arus balik bisa berjalan dengan aman dan lancar," katanya.
Baca juga: Polda DIY bentuk enam tim urai antisipasi kemacetan di Tol Yogya-Solo
Pewarta: Luqman Hakim
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2025