Jakarta (ANTARA) - PT PLN Indonesia Power (PLN IP) mengajak seluruh pegawai menerapkan gaya hidup hijau atau green lifestyle lewat Program Clean Energy Day.
Direktur Utama PLN IP Bernadus Sudarmanta dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung transisi energi dan praktik keberlanjutan di sektor ketenagalistrikan.
"Program Clean Energy Day merupakan langkah nyata PLN Indonesia Power dalam membangun budaya kerja berkelanjutan, mendorong efisiensi energi, perubahan pola pikir, dan partisipasi aktif seluruh insan perusahaan demi masa depan energi Indonesia yang lebih bersih," ujarnya.
Program ini diresmikan jajaran direksi dan disaksikan seluruh pegawai PLN Indonesia Power dari berbagai unit bisnis di seluruh Indonesia pada Rabu (15/4/2026).
Direktur Manajemen Human Capital dan Administrasi PLN IP Ridho Hutomo menjelaskan program dirancang sebagai kegiatan berkelanjutan yang menitikberatkan pada perubahan perilaku dan peningkatan kesadaran pegawai terhadap pentingnya efisiensi energi dan pengurangan jejak karbon.
Baca juga: PGE-PLN IP sepakati tarif listrik proyek PLTP Lahendong 15 MW
Baca juga: PLN Indonesia Power raih 7 Proper Emas dan 22 Hijau
"Program Clean Energy Day merupakan komitmen nyata Indonesia Power dalam mendukung ketahanan energi nasional dan pengurangan emisi karbon melalui perubahan perilaku di lingkungan kerja," katanya.
Menurut dia, keberlanjutan didorong menjadi budaya kerja yang dimulai dari langkah sederhana, dengan dukungan teknologi untuk memonitor kontribusi individu secara transparan.
Melalui keteladanan pimpinan dan partisipasi seluruh insan perusahaan, lanjut Ridho, program ini diharapkan berkembang menjadi green lifestyle, yang konsisten dan berdampak nyata.
Lebih lanjut, Direktur Pengembangan Bisnis & Niaga PLN IP Julita Indah menegaskan implementasi Clean Energy Day sejalan dengan arah strategis perusahaan dalam memperkuat portofolio bisnis berbasis energi bersih.
"Program ini kami dorong sebagai upaya memperkuat implementasi sustainability dan ESG melalui dukungan teknologi yang memonitor kontribusi individu terhadap efisiensi energi dan penurunan emisi," katanya.
Dengan kolaborasi dan inovasi, termasuk percepatan adopsi kendaraan listrik, pihaknya berharap program ini dapat menjadi gaya hidup berkelanjutan yang memberikan dampak nyata bagi perusahaan, lingkungan dan masa depan.
Pada kesempatan yang sama, PLN Indonesia Power meluncurkan fitur inPACT yang terintegrasi dalam aplikasi internal IPKu untuk mendorong perubahan perilaku pegawai secara berkelanjutan.
Fitur ini memiliki dua fungsi utama yakni meningkatkan kesadaran transisi energi melalui pencatatan moda transportasi harian, sekaligus memantau jejak emisi serta mendorong kesehatan fisik dan mental lewat fitur Morning Quest.
"Fitur inPACT dapat memudahkan pegawai berpartisipasi aktif dalam gerakan keberlanjutan melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten," jelas Bernadus Sudarmanta.
Baca juga: Dirut PLN IP: Kolaborasi jadi kunci transisi energi di Asia Tenggara
Baca juga: PLN IP siapkan 268 pembangkit 30,2 GW untuk dukung transisi energi
Pewarta: Kelik Dewanto
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































