Nagan Raya (ANTARA) - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh menggelar kegiatan penyembuhan trauma bagi murid SD dan SMP terdampak banjir bandang di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang yang terjadi akhir November 2025.
“Kegiatan trauma healing (penyembuhan trauma) ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen pemerintah daerah melalui Tim Penggerak PKK dalam memberikan dukungan moral dan psikososial kepada anak-anak yang terdampak bencana," kata Ketua TP-PKK Nagan Raya Cut Inda dalam keterangan diterima di Nagan Raya, Minggu.
Rangkaian kegiatan itu, meliputi sesi penyembuhan trauma yang dikemas melalui permainan edukatif dan interaktif, mendengarkan cerita inspiratif bersama Bunda Literasi, serta pembagian perlengkapan sekolah berupa buku, alat tulis, sepatu, dan kebutuhan penunjang belajar lainnya.
Ia menyebut anak-anak kelompok paling rentan secara psikologis ketika terjadi bencana.
Baca juga: Tingkatkan semangat, Sekolah darurat Gayo Lues fokus "trauma healing"
Melalui kegiatan ini, pihaknya ingin memastikan mereka tetap ceria, bersemangat belajar, dan tidak larut dalam trauma yang berkepanjangan.
Dalam kegiatan itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Nagan Raya membagikan buku-buku cerita anak guna menumbuhkan kembali minat baca mereka serta memberikan ruang imajinasi positif bagi para siswa.
Cut Inda mengatakan kegiatan penyembuhan trauma tersebut diikuti 309 peserta terdiri atas 120 siswa SD Negeri 1 Beutong Ateuh, 85 siswa SD Negeri 2 Beutong Ateuh, serta 104 siswa SMP Negeri Beutong Ateuh.
Selain itu, pihaknya melakukan pembagian makanan ringan kepada seluruh peserta.
Baca juga: Action Humanity kirim bantuan dan pemulihan trauma untuk Aceh Tamiang
Baca juga: Istri TNI bantu pulihkan trauma anak-anak terdampak bencana di Aceh
Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































