Jakarta (ANTARA) - Pelatih Persis Solo Milomir Seslija mengatakan timnya membidik target tinggi kontra PSIM Yogyakarta pada pekan ke-20 BRI Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (6/2) pukul 15.30 WIB.
Dikutip dari laman resmi klub, Jumat, Milomir mengatakan Persis Solo berambisi membawa pulang poin penuh demi menjaga asa keluar dari zona degradasi.
Pelatih berkebangsaan Bosnia-Herzegovina itu menambahkan jika para pemain dalam kondisi baik baik untuk pertandingan besok dan ia mengaku jika anak asuhnya memiliki kepercayaan diri yang baik melawan PSIM Yogyakarta.
Baca juga: Persis Solo perkuat lini depan dengan daratkan Roman Paparyga
Milomir memprediksi laga menghadapi PSIM Yogyakarta akan berjalan sengit karena Laskar Mataram memiliki komposisi pemain yang, namun ia optimis Persis Solo bisa mendapatkan poin penuh.
"Untuk Derby ini kita memiliki target yang tinggi meskipun kita akan menghadapi tim yang bagus. Mereka sangat baik dalam segi penguasaan bola, ada Ze Valente dan beberapa pemain lokal lainnya. Tapi kami yakin bisa meraih hasil baik," ujar Milomir.
Mantan pelatih Persiba Balikpapan itu mengatakan persiapan yang matang sudah dilakukan termasuk mengevaluasi pertandingan sebelumnya dan ia berharap dengan kesiapan ini, Persis Solo bisa mendapatkan poin penuh.
Baca juga: PSIM Yogyakarta datangkan bek asing anyar Jop van der Avert
"Persiapan tim cukup baik dan untuk menang di pertandingan besok, kita harus bermain bagus dari laga sebelumnya melawan Persib," jelas Milomir.
"Kita tahu memang belum membuat perubahan ke posisi yang baik, tapi pemain baru kita sedang adaptasi tapi tidak akan membutuhkan waktu lama," tutupnya.
Persis Solo tengah membutuhkan poin setelah kini berada di peringkat ke-18 klasemen sementara Super League dengan 10 poin dari 19 pertandingan, terpaut tujuh poin dari zona aman.
Baca juga: PSIM Yogyakarta tak akan belanja pemain baru di putaran kedua
Baca juga: Persis Solo daratkan Luka Dumancic untuk tambah kekuatan lini belakang
Pewarta: Aldi Sultan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































