Jakarta (ANTARA) - Pelatih Persita Tangerang Carlos Pena meminta tim asuhannya mewaspadai kebangkitan Semen Padang ketika kedua tim bertemu pada pekan ke-20 BRI Super League di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Minggu (6/2) pukul 15.30 WIB.
Dikutip dari laman resmi klub, Jumat, Pena menilai Persita Tangerang pada pertandingan nanti akan menghadapi tantangan berat karena Semen Padang tengah berusaha keluar dari zona degradasi.
"Seperti yang selalu saya katakan, kami akan fokus mempersiapkan diri satu demi satu laga. Dan pekan ini kami fokus untuk menghadapi Semen Padang," jelas Pena.
"Mereka (Semen Padang) sedang berjuang untuk lolos dari degradasi dan itu akan menjadi laga yang sulit jika kita ingin meraih poin," sambungnya.
Pelatih berkebangsaan Spanyol itu mengatakan jelang laga menghadapi Semen Padang, Persita Tangerang terus melakukan evaluasi dan ia senang dengan kedalaman timnya saat ini.
Baca juga: Semen Padang perkuat lini depan dengan daratkan Maicon Souza
Mantan pelatih Persija Jakarta itu melanjutkan jika pada pertandingan menghadapi Semen Padang, Persita Tangerang mengusung misi bangkit setelah gagal mendulang poin penuh di dua pekan sebelumnya.
"Sayangnya kami gagal meraih tiga poin dalam dua laga terakhir. Itu menunjukkan beratnya dan kompetitif-nya liga ini. Semua akan sulit untuk mendapatkan poin di paruh kedua musim," ujar Pena.
"Saya pikir, kita harus mengapresiasi bagaimana kami telah berjuang di putaran pertama, tapi jika kita ingin mempertahankan posisi ini, semua harus bekerja lebih keras dan bersatu sebagai sebuah tim," sambung dia.
"Dari pengalaman saya, paruh kedua akan lebih sulit untuk dijalani. Karena semua tim akan bertarung untuk meraih objektif mereka, jadi kita harus bersiap akan hal itu," pungkasnya.
Baca juga: Persija Jakarta curi kemenangan 2-0 di markas Persita Tangerang
Pewarta: Aldi Sultan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































