Jakarta (ANTARA) - PT KMU Konstruksi Indonesia mempercepat pembangunan infrastruktur air bersih di Jakarta dan sekitarnya hingga mencatatkan proyeknya dalam tiga rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
“Pembangunan infrastruktur air membutuhkan inovasi teknologi, ketepatan eksekusi, dan kolaborasi lintas pihak. Rekor ini menunjukkan kapasitas engineering nasional semakin matang,” kata Direktur PT KMU Konstruksi Indonesia Lim Ning Hing di Jakarta, Sabtu.
Dia mengatakan capaian tersebut merupakan bukti kemampuan engineering nasional dalam menggarap proyek infrastruktur berskala besar dengan standar tinggi.
Terlebih, dia menilai sektor infrastruktur air bersih terus menunjukkan akselerasi pembangunan nasional, sejalan dengan momentum Hari Kebangkitan Nasional 2026.
Pencapaian tersebut diraih bersama dengan PAM JAYA dan PT Air Bersih Jakarta dalam proyek pembangunan jaringan perpipaan berkompleksitas tinggi.
Tiga rekor MURI yang dibukukan pada Rabu (20/5) itu meliputi pemasangan pipa utama air bersih terpanjang dalam satu tahun sepanjang 34.064 meter, pemasangan metode jacking terpanjang sepanjang 18.203 meter, serta proyek pertama di Indonesia yang melintasi jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung milik KCIC.
Penyerahan penghargaan MURI tersebut dilaksanakan bertepatan dengan peresmian kantor pusat baru PT KMU Konstruksi Indonesia di Menara SMBC, Jakarta Selatan. Momentum ini turut dihadiri oleh perwakilan Kedutaan Besar Malaysia, jajaran direksi PAM JAYA, serta jajaran direksi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kolaborasi dan pengembangan infrastruktur nasional.
Baca juga: Warga Jakarta dukung PAM Jaya wujudkan akses air bersih merata di 2029
Selain proyek perpipaan, KMU Konstruksi juga memperluas pengembangan teknologi dalam bidang metode tanpa galian (trenchless technology), pengolahan air limbah, dan sistem sanitasi perkotaan. Pengembangan ini dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan layanan air bersih di kawasan perkotaan.
Dalam sektor energi, perusahaan turut menyiapkan kapabilitas engineering untuk mendukung proyek minyak dan gas, terutama pada sistem perpipaan berstandar tinggi.
Terlebih, sejumlah pengamat menilai pembangunan infrastruktur air bersih menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas kota sekaligus daya saing industri nasional, sehingga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara operator, kontraktor, dan pemangku kepentingan.
Sebagai bagian dari ekspansi, KMU Konstruksi meresmikan kantor pusat baru di Menara SMBC, Jakarta Selatan, serta Workshop and Training Center untuk pengembangan SDM konstruksi dan utilitas.
Perusahaan juga menjalin kerja sama dengan BRIN untuk pengembangan teknologi infrastruktur berbasis riset, yang mencakup sistem air berkelanjutan, material maju, serta teknologi biomassa.
Selain itu, KMU Konstruksi bersama PT Tigalapan Investama Grup membentuk entitas investasi PT RAZAN KMU Konstruksi Indonesia, yang kemudian menandatangani kerja sama konsesi selama 15 tahun dengan PT Blessindo Inti Land untuk penyediaan infrastruktur air bersih di kawasan industri.
Proyek tersebut mencakup pembangunan jaringan pipa sepanjang sekitar 15 kilometer dengan kapasitas hingga 200 liter per detik.
Langkah itu menegaskan semakin besarnya peran sektor swasta dalam pengembangan infrastruktur dasar nasional, khususnya layanan air bersih dan utilitas kawasan industri.
Baca juga: PAM Jaya dorong warga pakai toren untuk cadangan air
Baca juga: Cakupan layanan air bersih Jakarta capai 81 persen
Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































