Perbaikan saluran amblas di Lenteng Agung telan anggaran Rp380 juta

5 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) mengalokasikan anggaran untuk perbaikan saluran air yang amblas di kawasan Lenteng Agung, Jagakarsa, sekitar Rp380 juta.

"Ini sekitar Rp380-an juta untuk seluruhnya sampai selesai dalam dua minggu," kata Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Selatan, Santo saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.

Santo mengatakan anggaran sebesar Rp380 juta tersebut digunakan untuk seluruh rangkaian pekerjaan perbaikan hingga tuntas.

Menurut dia, saat ini petugas memprioritaskan penanganan pada bagian utama saluran yang berada di bawah badan jalan agar lalu lintas dapat kembali normal secepatnya.

Santo menjelaskan, pekerjaan yang menjadi prioritas meliputi pemasangan gorong-gorong (box culvert) dan pemulihan pengerasan jalan sepanjang sekitar 10 meter.

Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan menargetkan fungsi jalan kembali normal dalam tiga hari, sementara seluruh pekerjaan dituntaskan dalam dua pekan.

"Yang inti kita kejar dalam tiga hari. Hari Senin lalu lintas sudah clear, sudah tidak macet lagi," ucapnya.

Baca juga: Jaksel targetkan perbaikan saluran air Lenteng Agung rampung dua pekan

Ia mengatakan pengerjaan telah dimulai sejak malam sebelumnya dengan pemasangan empat unit box culvert sepanjang empat meter. Setelah itu, petugas akan melanjutkan pemadatan dan pengecoran perkerasan jalan.

Meski demikian, Santo mengakui proses perbaikan menghadapi kendala berupa kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi. "Kalau bisa ditutup total tentu pengerjaannya bisa lebih leluasa dan lebih cepat," katanya.

Selain memperbaiki saluran yang amblas, Sudin SDA juga berkoordinasi dengan pemilik utilitas terkait sejumlah tiang dan jaringan kabel yang terdampak pekerjaan. Nantinya, perbaikan fondasi utilitas akan dilakukan setelah pemasangan turap selesai.

Terkait potensi kejadian serupa, Santo menilai perlu dilakukan pengecekan terhadap saluran-saluran lama, khususnya saluran melintang (crossing) yang berada di bawah ruas jalan.

"Memang harus ada pengecekan kembali karena banyak crossing yang usianya mungkin sudah lebih dari 25 tahun," ujarnya.

Pengecekan tersebut, lanjut dia, akan melibatkan instansi terkait, termasuk Suku Dinas Bina Marga, mengingat banyak infrastruktur saluran yang berada di bawah ruas jalan umum.

Dia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kemacetan yang terjadi selama proses perbaikan berlangsung dan berharap pekerjaan utama dapat segera diselesaikan sesuai target.

Baca juga: Tangani jalan amblas di Lenteng Agung, SDA DKI pasang gorong-gorong

Baca juga: Truk milik Sudin SDA terperosok ke jalan amblas di Lenteng Agung

Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |