Pemkot Bandung buka akses kredit bagi UMKM melalui Bank BJB

4 hours ago 5

Kota Bandung (ANTARA) - Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat, membuka akses pembiayaan yang lebih luas bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui kolaborasi dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB).

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan akses permodalan menjadi salah satu kebutuhan utama bagi UMKM untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan skala bisnis.

“Pemberian modal kredit oleh BJB merupakan salah satu upaya agar para pengusaha mikro mendapatkan akses ke dunia perbankan,” ujar Farhan di Bandung, Jumat.

Farhan mengatakan pembiayaan yang dapat diakses pelaku UMKM cukup beragam, mulai dari Rp5 juta hingga Rp1,5 miliar, tergantung skala dan kelayakan usaha masing-masing.

Selain akses permodalan, Pemkot Bandung mendorong pelaku UMKM melengkapi legalitas usaha agar lebih mudah memperoleh dukungan pembiayaan dari lembaga keuangan.

Menurut Farhan, pembangunan ekosistem UMKM membutuhkan keterlibatan pelaku usaha, perbankan, masyarakat sebagai konsumen, serta pemerintah sebagai regulator.

“Yang paling pertama mesti dibangun ketika kita mau membangun sebuah ekosistem adalah pelakunya. Semua pelakunya sudah ada di sini, pertama pelaku UMKM,” katanya.

Ia menilai UMKM merupakan salah satu pengungkit ekonomi masyarakat sehingga pengembangan usaha tidak selalu harus dimulai dengan membidik pasar yang jauh.

Farhan mengatakan pengembangan UMKM semakin penting karena tingkat pengangguran terbuka di Kota Bandung masih berada di kisaran 7 persen. Karena itu, UMKM diharapkan mampu berkembang sekaligus menyerap lebih banyak tenaga kerja.

Ia menyebut sekitar 12.000 UMKM telah terdaftar di Kota Bandung dengan pertumbuhan omzet sekitar 25 persen dan pertumbuhan aset usaha rata-rata 10,9 persen.

“Yang dibutuhkan sekarang adalah kekuatan UMKM, usaha mikro, kecil, dan menengah yang harus tumbuh besar dan menyerap tenaga kerja sebesar-besarnya,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank BJB Ayi Subarna mengatakan penguatan UMKM merupakan bagian penting dari peran bank sebagai mitra pembangunan daerah.

“Keberhasilan pembiayaan bukan hanya tentang seberapa besar kredit yang disalurkan, tetapi sejauh mana pembiayaan tersebut mampu membuat usaha tumbuh, naik kelas, dan semakin mandiri,” katanya.

Baca juga: Pemkot Bandung dan PNM perkuat UMKM perempuan agar naik kelas

Baca juga: KemenUMKM catat potensi transaksi Rp6,88 miliar di Kumitra Bandung

Baca juga: Wamen UMKM: Program Kumitra dorong pelaku UMKM naik kelas

Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |