KAI Properti mulai kembangkan hunian TOD di Manggarai

1 hour ago 4

Jakarta (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (KAI), melalui anak usahanya, KAI Properti, memulai tahapan pengembangan hunian vertikal berbasis transportasi massal atau transit oriented development (TOD), yang ditandai dengan pelaksanaan peletakan batu pertama (groundbreaking).

Direktur Utama KAI Properti Mohamad Ramdany mengatakan pengembangan kawasan Manggarai diarahkan untuk menghadirkan hunian yang memiliki konektivitas dengan transportasi publik sekaligus mendukung program pemerintah dalam penyediaan hunian bagi masyarakat.

"Groundbreaking ini menjadi awal dari tahapan pengembangan hunian vertikal di Manggarai yang telah kami persiapkan," kata Ramdany usai acara "Groundbreaking Hunian Terjangkau Manggarai" di Jakarta, Jumat.

Dia menyampaikan kawasan itu dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan hunian, kemudahan mobilitas, serta konektivitas dengan transportasi publik dan berbagai aktivitas masyarakat di sekitarnya.

Adapun groundbreaking dilakukan langsung Ketua Satgas Perumahan sekaligus Utusan Presiden Hashim Djojohadikusumo, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin, Direktur Utama KAI Properti Mohamad Ramdany dan pejabat lainnya.

"Groundbreaking sebagai penanda dimulainya tahapan pengembangan hunian vertikal di Manggarai yang dirancang dengan konektivitas terhadap transportasi publik," ujarnya.

Pengembangan hunian vertikal di Manggarai direncanakan berada di Blok G dan Blok F dengan total luas lahan 21.939 meter persegi atau 2,19 hektare.

Blok G memiliki luas 6.925 meter persegi, sedangkan Blok F 15.014 meter persegi.

Berdasarkan rencana pengembangan tahap awal, KAI Properti akan menghadirkan 1.276 unit hunian, dengan pilihan tipe Studio, 36, dan 45 di Blok G.

Pengembangan hunian Manggarai menggunakan pendekatan TOD dengan menempatkan konektivitas antara hunian dan transportasi publik sebagai bagian penting dalam perencanaan kawasan.

Lokasinya yang berada di sekitar Stasiun Manggarai memberikan akses bagi penghuni terhadap layanan transportasi publik untuk mendukung perjalanan dan aktivitas sehari-hari.

Kehadiran hunian tersebut diharapkan dapat memperluas pilihan tempat tinggal bagi masyarakat di kawasan perkotaan yang dekat dengan transportasi publik.

Pengembangan itu juga diarahkan untuk mendekatkan tempat tinggal dengan aktivitas masyarakat sehingga perjalanan sehari-hari dapat dilakukan secara lebih efisien dengan dukungan transportasi massal.

Penataan kawasan turut memperhatikan akses pedestrian, fasilitas komunal, ruang komersial, serta konektivitas kawasan hunian dengan lingkungan di sekitarnya.

"Sebagai pengembang, kami melihat kawasan ini secara menyeluruh, mulai dari penyediaan hunian, konektivitas, fungsi ruang, hingga fasilitas pendukung," ucapnya.

Menurut dia, kedekatan dengan Stasiun Manggarai menjadi bagian penting dalam perencanaan kawasan agar masyarakat memiliki akses yang semakin mudah terhadap transportasi publik.

Lebih lanjut, pengembangan itu melibatkan PT Bank Tabungan Negara (Persero), PT Solusi Sinergi Digital Tbk, PT Air Minum Jaya (Perseroda), dan Perusahaan Umum Daerah Pengelolaan Air Limbah Jaya sebagai mitra strategis.

Sebelum pelaksanaan groundbreaking, KAI Properti telah melakukan sejumlah persiapan di lokasi untuk memastikan kesiapan area pengembangan.

Persiapan menjadi bagian penting bagi KAI Properti untuk melihat secara langsung kesiapan lokasi dan memastikan rencana pengembangan kawasan dapat berjalan sesuai arah yang telah ditetapkan.

KAI Properti selanjutnya akan menjalankan pengembangan hunian di Manggarai secara bertahap dengan memperhatikan proses perencanaan, perizinan, kesiapan teknis, serta kualitas pelaksanaan proyek.

Dia berharap hunian Manggarai dapat memberikan pilihan tempat tinggal yang semakin dekat dengan transportasi publik dan mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat perkotaan.

"Setiap tahapan pengembangan akan kami persiapkan dengan baik agar proyek dapat berjalan sesuai rencana," kata Ramdany.

Baca juga: KAI Gelar Groundbreaking Hunian Manggarai, Dekatkan Tempat Tinggal dengan Transportasi Publik

Baca juga: BTN siapkan KPR hingga 40 tahun berbunga tetap di TOD Manggarai

Baca juga: Hashim ingatkan prinsip adil di program Hunian Terjangkau Manggarai

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |