Jakarta (ANTARA) - Pemerintah mendorong peningkatan alokasi kredit perbankan untuk sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari sekitar Rp1.500 triliun menjadi Rp2.000 triliun pada 2027 guna memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha.
“Yang pasti membahagiakan bagi UMKM, yaitu alokasi kredit perbankan yang Rp1.500 triliun ini nanti diminta untuk dinaikkan sampai Rp2.000 triliun oleh Kemenko Perekonomian,” kata Maman dalam acara Karya Kreatif Indonesia di Jakarta, Jumat.
Maman menjelaskan total kredit perbankan yang disalurkan untuk sektor usaha saat ini mencapai sekitar Rp9.000 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp1.500 triliun dialokasikan untuk sektor UMKM.
Dari sekitar Rp1.500 triliun kredit UMKM saat ini, sekitar Rp300 triliun merupakan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan sekitar Rp1.200 triliun merupakan kredit non-KUR.
Maman mengatakan pemerintah masih akan mengkaji komposisi pembiayaan apabila total kredit UMKM dinaikkan menjadi Rp2.000 triliun pada 2027. Ia menyatakan pemerintah membuka kemungkinan porsi KUR juga ditingkatkan.
“Tujuannya agar akses kredit perbankan dalam konteks plafon peminjaman ini untuk sektor UMKM bisa semakin besar,” ucap dia.
Namun, ia mengingatkan peningkatan pembiayaan harus diikuti dengan pengelolaan dan perencanaan yang baik untuk mencegah meningkatnya kredit bermasalah (non-performing loan/NPL).
Oleh karena itu, Maman menilai kebutuhan UMKM tidak hanya berkaitan dengan pembiayaan. Pelaku usaha juga membutuhkan dukungan untuk memastikan produk yang dihasilkan memiliki akses pasar.
Ia mengatakan pemerintah dan para pemangku kepentingan terkait perlu membuka akses pembiayaan sekaligus memperkuat akses pasar bagi UMKM agar tambahan kredit dapat digunakan secara produktif.
Maman mengatakan penguatan akses pasar menjadi bagian penting agar UMKM mampu mengembangkan usaha dan memenuhi kewajiban pembiayaan yang diperoleh dari perbankan.
Baca juga: Pemkot Bandung buka akses kredit bagi UMKM melalui Bank BJB
Baca juga: Program PUMK bawa pelaku usaha mikro kecil naik kelas
Baca juga: Kementerian UMKM dan OJK sepakat akselerasi akses pembiayaan UMKM
Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































