Pemerintah bangun Dermaga Senggigi agar tak kalah dengan wisata Gili

19 hours ago 5
Langkah itu dilakukan untuk menghidupkan kembali kawasan Senggigi yang mati suri ditinggal wisatawan semenjak ada pelayaran langsung dari Bali ke Gili Tramena, serta pengembangan kawasan wisata Kuta Mandalika di Lombok Tengah.

Mataram (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) berupaya meningkatkan kunjungan wisatawan dengan membenahi infrastruktur dermaga agar memudahkan aksesibilitas turis dari Bali ke Nusa Tenggara Barat.

Kepala Dinas Pariwisata NTB Jamaluddin Malady di Mataram, Kamis, mengatakan pemerintah daerah mengembangkan Dermaga Senggigi yang berada di Lombok Barat agar dapat disandari oleh kapal-kapal cepat yang mengangkut banyak penumpang.

"Di sana mau dibuat semacam harbour supaya turis tidak lagi ke Gili Tramena (Trawangan, Meno, dan Air)," ujarnya.

Jamaluddin menuturkan selama ini para wisatawan yang datang dari Bali langsung berlayar menuju ke kawasan Gili Tramena untuk menikmati wisata bawah laut. Setelah dari Gili Tramena, wisatawan baru menuju ke Pelabuhan Bangsal di daratan Lombok Utara, lalu balik lagi ke Bali.

Pemerintah NTB saat ini sedang menggodok aturan pelayaran langsung dari Bali ke Senggigi, termasuk memperdalam dermaga tersebut agar dapat disandari oleh kapal-kapal cepat yang cukup besar.

Langkah itu dilakukan untuk menghidupkan kembali kawasan Senggigi yang mati suri ditinggal wisatawan semenjak ada pelayaran langsung dari Bali ke Gili Tramena, serta pengembangan kawasan wisata Kuta Mandalika di Lombok Tengah.

"Informasi yang kami dengar memang sudah ada anggaran dari Kabupaten Lombok Barat, karena itu kewenangan Lombok Barat," kata Jamaluddin.

Lebih lanjut dia menyampaikan bahwa pembenahan infrastruktur dermaga wisata bertujuan untuk mempermudah pendataan jumlah kunjungan wisatawan yang masuk ke Nusa Tenggara Barat melalui transportasi laut.

Selama ini angka statistik kunjungan turis lebih banyak bersumber dari data penerbangan pesawat di Bandara Lombok, sedangkan data kunjungan turis melalui jalur laut hanya berasal dari pelabuhan besar berupa Pelabuhan Lembar ataupun Gili Mas yang menghubungkan Nusa Tenggara Barat dengan beberapa provinsi lain di Indonesia.

"Ketersediaan angka kunjungan wisatawan melalui kapal cepat penting agar kami bisa mendata negara mana saja yang paling banyak datang ke Lombok, sehingga memudahkan kami untuk melakukan promosi," kata Jamaluddin.

Baca juga: NTB terima penyerahan pengelolaan Pelabuhan Gili Trawangan dari Pusat

Baca juga: Poltekpar Lombok mengingatkan pemda hidupkan kembali wisata Senggigi

Baca juga: Pemkab Lombok Barat luncurkan program Senggigi sinergi

Baca juga: Wisata ke Senggigi Lombok Barat NTB mulai menggeliat

Pewarta: Sugiharto Purnama
Editor: Indra Arief Pribadi
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Rakyat news | | | |