Bandarlampung (ANTARA) - Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster memuji Moussa Sidebe sebagai bintang besar seusai mencetak dua gol yang membuat timnya menang dramatis 3-2 dari Persija Jakarta pada lanjutan Indonesia Super League.
"Sudah saya kira Sidibe akan bermain baik dan ia memiliki kualitas. Sidibe bagus dan bintang besar. Ini adalah laga besar baginya," kata Pelatih Bhayangkara tersebut di Bandarlampung, Minggu.
Namun begitu, ia mengatakan bahwa Bhayangkara tidak hanya mengandalkan Moussa Sidebe, tetapi seluruh pemain dalam tim yang telah bekerja keras untuk memenangi setiap pertandingannya.
Baca juga: Dua gol Sidebe bawa Bhayangkara tumbangkan Persija 3-2
"Saya juga apresiasi Dendy Sulistyawan yang mencetak gol melalui tendangan bebas. Gol tendangan ini memang sering kami ulang setiap latihan," kata dia.
Paul Munster mengatakan bahwa melawan Persija Jakarta bukanlah pertandingan yang mudah karena mereka adalah tim yang kuat dan sulit.
"Hal itu terbukti di awal babak pertama kami dikejutkan gol cepat yang tidak diharapkan. Tapi kami terus berproses untuk memenangkan pertandingan ini," kata dia.
Menurutnya pada pertandingan sulit melawan Persija Jakarta mental pemain menjadi kunci kemenangan.
Baca juga: Bhayangkara Presisi Lampung siap jegal Persija Jakarta
"Saya tekankan mental kami bagus untuk memenangkan pertandingan. Setiap pertandingan kami tidak ingin kalah atau seri yang ada hanya kemenangan," kata dia.
Pada pertandingan Bhayangkara Presisi Lampung FC melawan Persija Jakarta Moussa Sidebe menjadi aktor utama untuk menentukan kemenangan tim tuan rumah. Dua golnya di menit 27 dan 94 mampu membawa Bhayangkara unggul 3-2 melawan Persija.
Atas hasil ini Bhayangkara naik ke posisi lima klasemen dengan poin 44 sementara sedangkan Persija Jakarta harus puas pada posisi ketiga.
Baca juga: Persija bakal bermain menyerang lawan Bhayangkara
Pewarta: Dian Hadiyatna
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































