Pegula juara di Dubai, raih gelar WTA 1000 keempat

4 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Petenis tunggal putri Amerika Serikat Jessica Pegula menjuarai Dubai Duty Free Tennis Championships 2026 setelah mengalahkan Elina Svitolina 6-2, 6-4 pada laga final, Sabtu (21/1) malam, untuk meraih gelar WTA 1000 keempatnya.

Dikutip dari WTA, Minggu, kemenangan tersebut juga membuat Pegula mengunci gelar ke-10 dalam kariernya.

"Suasananya luar biasa, terutama dua malam terakhir, tidak hanya mendukung saya tetapi juga mendukung semua petenis putri di sini yang berkompetisi dan berjuang keras setiap hari sepanjang pekan," kata Pegula seusai penyerahan trofi.

Baca juga: Svitolina singkirkan Gauff untuk kembali ke final Dubai

Baca juga: Pegula bangkit kalahkan Anisimova untuk capai final WTA 1000 Dubai

Gelar ke-10nya adalah gelar keempatnya di level WTA 1000, dan dia menjadi petenis Amerika ketiga yang memenangi gelar Dubai, bergabung dengan Lindsay Davenport dan juara tiga kali Venus Williams.

Di Dubai, Pegula meraih empat kemenangan atas petenis 20 besar dunia dalam satu turnamen untuk kedua kalinya dalam kariernya, setelah WTA Finals 2023.

Perjalanan pekan ini di Doha termasuk kemenangan atas Iva Jovic di babak 16 besar, Clara Tauson di perempat final, Amanda Anisimova di semifinal, dan akhirnya Svitolina di final.

Itu merupakan kemenangan keenam Pegula dalam sembilan pertemuan dengan Svitolina, tetapi kemenangan yang pertama ketika keduanya berada di peringkat 10 besar.

Sejak gim pembuka kontra Svitolina, pertandingan berada di tangan Pegula. Dia kehilangan dua poin pertama tetapi memenangi 10 poin berikutnya, mematahkan servis Svitolina di gim pembuka dan lagi dua gim kemudian dalam perjalanannya untuk unggul 3-0.

Svitolina kemudian mematahkan servis Pegula untuk mencoba mengejar ketertinggalan 1-3, tetapi Pegula segera membalas dengan mematahkan servis Svitolina untuk skor 4-1.

Keunggulan yang meyakinkan itu sebagian besar dibangun pukulan forehand Pegula, yang semakin diperkuat oleh pukulan forehand winner untuk satu gim lagi menyelesaikan set pertama.

Namun, Svitolina menyelamatkan set point dan mempertahankan servisnya untuk skor 5-2, Pegula memadukan pukulan backhand winner untuk memulai gim berikutnya dan mempertahankan servisnya tanpa kehilangan poin untuk memenangi set pertama dalam 34 menit.

Pegula menolak membiarkan Svitolina membangun momentum di set kedua. Setelah petenis Ukraina itu mempertahankan servisnya tanpa kehilangan poin untuk skor 2-1, Pegula membalas dengan mempertahankan servisnya tanpa kehilangan poin.

Dia kemudian menunjukkan pukulan forehand andalannya dan memadukannya dengan permainan net untuk mematahkan servis Svitolina dan unggul 3-2.

Svitolina terus berjuang, menyelamatkan break point di masing-masing dua gim servis terakhirnya untuk terus memberikan tekanan.

Namun, Pegula tidak pernah gentar. Ia melepaskan pukulan forehand winner terakhirnya, lalu menutup upayanya meraih gelar juara dengan ace.

"Ini hadiah ulang tahun yang luar biasa bagi saya. Saya bisa merayakannya dengan terbang pulang dalam beberapa jam. Tapi saya sangat senang bisa pulang dengan trofi ini. Ini adalah pekan yang hebat," kata Pegula.

Pegula, yang akan berusia 32 tahun pada Selasa (24/2), adalah petenis keempat sejak 1990 yang memenangi beberapa gelar tier I, WTA 1000, setelah berusia 30 tahun, bergabung dengan Martina Navratilova, Mary Pierce, dan Serena Williams.

Dia juga merupakan petenis tertua kedua yang memenangi gelar tunggal putri di Dubai, hanya lebih muda dari Venus Williams (33 tahun, 245 hari) pada 2014.

Baca juga: Eala melaju ke perempat final WTA 1000 Dubai tantang Gauff

Baca juga: Janice Tjen terhenti di Dubai usai kalah dari unggulan kedua Anisimova

Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |