- Minggu, 23 Agustus 2026 15:16 WIB
Warga mengais puing sisa barang-barang mereka yang terbakar di Desa Adat Sade, Rembitan, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Minggu (23/8/2026). Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 20.00 Wita Minggu (22/8) menghanguskan 120 bangunan di Desa Adat Sade yang sebagian besar menggunakan material kayu, bambu, bedek serta beratap ilalang dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/wsj.
Warga mengais puing sisa barang-barang mereka yang terbakar di Desa Adat Sade, Rembitan, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Minggu (23/8/2026). Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 20.00 Wita Minggu (22/8) menghanguskan 120 bangunan di Desa Adat Sade yang sebagian besar menggunakan material kayu, bambu, bedek serta beratap ilalang dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/wsj.
Sejumlah wisatawan asing melihat suasana pascakebakaran di Desa Adat Sade, Rembitan, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Minggu (23/8/2026). Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 20.00 Wita Minggu (22/8) menghanguskan 120 bangunan di Desa Adat Sade yang sebagian besar menggunakan material kayu, bambu, bedek serta beratap ilalang dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/wsj.
Sejumlah wisatawan asing melihat suasana pascakebakaran di Desa Adat Sade, Rembitan, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Minggu (23/8/2026). Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 20.00 Wita Minggu (22/8) menghanguskan 120 bangunan di Desa Adat Sade yang sebagian besar menggunakan material kayu, bambu, bedek serta beratap ilalang dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/wsj.
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































