Panglima TNI dijadwalkan pimpin pemakaman Mayor Zulmi

6 hours ago 3

Cimahi (ANTARA) - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dijadwalkan memimpin upacara militer untuk pemakaman jenazah Mayor Infanteri (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar yang gugur dalam tugas misi perdamaian di Lebanon.

Komandan Batalyon 22 Grup 2 Kopassus Letkol Infanteri Heri Ismoyo di Cimahi, Jawa Barat, Sabtu, mengatakan Panglima TNI akan bertindak sebagai inspektur upacara (irup) dalam prosesi pemakaman tersebut pada Minggu (5/4) pagi.

"Tentu besok (Minggu) dilaksanakan upacara pemakaman secara militer dengan penuh kehormatan. Berdasarkan informasi terakhir irup nanti Panglima TNI," katanya di rumah duka.

Dia menjelaskan bahwa prosesi pemakaman ini menjadi momentum penghormatan terakhir bagi Mayor Zulmi, sekaligus wujud penghargaan TNI terhadap dedikasi dan pengorbanan almarhum dalam menjaga perdamaian dunia.

Baca juga: TNI beri kenaikan pangkat luar biasa ke prajurit yang gugur di Lebanon

Heri juga menyebut beberapa proses telah dilaksanakan sebelum jenazah dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan, termasuk upacara penerimaan di Bandara Soekarno-Hatta dan penerbangan ke Bandara Husein Sastranegara.

"Sudah dilaksanakan upacara penerimaan jenazah kemudian diterbangkan ke Husein dan dilanjutkan ke rumah duka. Di rumah duka keluarga melaksanakan shalat jenazah sampai besok bagi dibawa ke TMP," katanya.

Sebelumnya, jenazah Mayor Infanteri (Anumerta) Zulmi telah disemayamkan di rumah duka di Cikendal, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi sejak Sabtu (4/4).

Jenazah almarhum tiba di rumah duka sekitar pukul 21.15 WIB menggunakan ambulans militer setelah tiba di tanah air sekitar pukul 18.00 WIB dan menjalani upacara penyerahan di Bandara Soekarno-Hatta.

Baca juga: Panglima TNI janji hak dan masa depan keluarga prajurit gugur di Lebanon

Adapun pihak keluarga juga menjemput langsung jenazah di Jakarta sebelum diterbangkan ke Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, dan selanjutnya dibawa ke rumah duka.

Pewarta: Ilham Nugraha
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |