Pakar sebut RI kian diperhitungkan dalam arsitektur perdamaian global

4 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Republik Indonesia semakin diperhitungkan dalam arsitektur perdamaian global menyusul keterlibatannya dalam Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) yang menggelar pertemuan perdana di Washington DC, Amerika Serikat pada 19 Februari, menurut seorang pakar hubungan internasional.

“Republik Indonesia saat ini sudah menjadi negara yang paling diperhitungkan dalam arsitektur perdamaian global. Sebagai rujukan bagi rancangan kebijakan dan pengambilan keputusan,” kata Profesor Hubungan Internasional Universitas Padjajaran (UNPAD) Teuku Rezasyah saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Minggu..

Reza menyampaikan bahwa kehadiran Presiden Prabowo Subianto ke pertemuan Dewan Perdamaian tersebut membawa aspirasi banyak negara berkembang yang merasa kecewa terhadap kinerja Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dinilai belum mampu menyelesaikan berbagai krisis multidimensi, termasuk konflik di Palestina.

Namun, dirinya menekankan bahwa keterlibatan Indonesia di BoP harus diiringi dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan advokasi.

Hal itu dinilai penting mengingat keterlibatan dan tanggung jawab Indonesia dalam BoP hingga saat ini masih menjadi perbincangan di sejumlah negara.

“Transparansi, akuntabilitas dan advokasi adalah prinsip-prinsip yang Indonesia mutlak harus terapkan dalam BoP karena keterlibatan dan tanggung jawab RI dalam BoP itu hingga saat ini masih dipergunjingkan banyak negara di dunia,” tambahnya.

Lebih lanjut, akademisi itu menyarankan agar Indonesia perlu melangkah lebih jauh untuk memperkuat kapasitasnya dalam pilar perdamaian global, salah satunya dengan meningkatkan kualitas pelatihan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI di Sentul sesuai standar global.

“RI perlu melangkah lebih jauh. Menjadikan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI di Sentul sebagai berkualitas dunia,” ucapnya.

Dalam pertemuan perdana BoP, Presiden Prabowo dengan tegas menyampaikan bahwa keputusan Indonesia berpartisipasi dalam dewan besutan Trump tersebut mencerminkan konsistensi sikap aktif Indonesia dalam mendukung terciptanya perdamaian dunia serta mewujudkan solusi yang seadil-adilnya bagi rakyat Palestina.

Presiden Prabowo menyebut bahwa dirinya telah mempelajari 20 poin gagasan Presiden Trump dalam BoP dan meyakini bahwa perdamaian di Palestina bisa terwujud.

Meski terdapat berbagai tantangan dalam mewujudkan perdamaian abadi di Palestina, Presiden Prabowo yakin perdamaian Palestina dapat diwujudkan secara bersama-sama.

Baca juga: Dewan Perdamaian ala AS picu kekhawatiran solusi Gaza dan Palestina

Baca juga: Menlu: Indonesia pastikan personel RI ke ISF dikonfirmasi ke Palestina

Pewarta: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |