Jakarta (ANTARA) - Pakar nutrisi dari Herbalife menyebut kesehatan usus berkaitan erat dengan ritme sirkadian atau jam biologis tubuh yang mengatur pola tidur, rasa lapar, hingga fungsi metabolisme sepanjang hari.
Nutrition Education and Training Lead Asia Pacific Herbalife Vipada Sae-Lao dalam keterangannya di Jakarta, Senin, mengatakan sistem pencernaan menjadi salah satu sistem tubuh yang paling sensitif terhadap ritme waktu, termasuk bakteri baik di dalam usus.
“Penelitian menunjukkan bahwa bakteri usus dan jam biologis tubuh terus saling berkomunikasi dan memengaruhi satu sama lain untuk menjaga metabolisme, berat badan, sensitivitas insulin, kesehatan kardiovaskular, sistem kekebalan tubuh, dan kesehatan secara keseluruhan tetap optimal,” kata Dr. Vipada.
Baca juga: Nobel kedokteran untuk trio peneliti jam biologis dari AS
Baca juga: Kiat menjaga kesehatan kulit anak semasa cuaca panas
Ia menjelaskan gaya hidup modern seperti begadang, jadwal makan yang tidak teratur, kerja shift, hingga kebiasaan menatap layar pada malam hari dapat mengganggu ritme biologis tubuh sehingga berdampak pada kesehatan usus dan meningkatkan risiko gangguan metabolisme serta peradangan jangka panjang.
Dalam rangka memperingati World Digestive Health Day, Dr. Vipada membagikan sejumlah kebiasaan sederhana untuk membantu menjaga keseimbangan ritme biologis tubuh dan kesehatan pencernaan, antara lain menjaga pola makan bergizi seimbang, mengatur waktu makan secara konsisten, serta menjaga hidrasi sepanjang hari.
Menurut dia, sarapan bergizi dengan kandungan serat, protein, lemak sehat, dan karbohidrat kompleks dapat membantu mendukung metabolisme dan fungsi pencernaan yang optimal setelah tubuh berpuasa semalaman.
Selain itu, menjaga waktu tidur dan bangun secara konsisten juga dinilai penting untuk membantu proses pemulihan tubuh dan menjaga keseimbangan bakteri usus.
“Hadirnya kembali pola hidup yang selaras dengan ritme alami kehidupan tidak membutuhkan kesempurnaan, melainkan perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten,” ujar Dr. Vipada.
Baca juga: Bangun pagi di waktu yang sama bantu perlancar buang air besar
Baca juga: Penyebab lansia sulit tidur nyenyak dan cara mengatasinya
Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































