Padi organik PS-08 dukung Banten jadi lumbung pangan nasional

4 hours ago 2

Serang (ANTARA) - Pengembangan varietas padi organik unggul baru bernama PS-08 di Kabupaten Pandeglang diproyeksikan mampu menjadikan Provinsi Banten sebagai salah satu lumbung pangan nasional yang mandiri dan bebas tengkulak.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Yayasan Bhakti Bela Negara Seno Aji, di Serang, Jumat, menjelaskan bahwa varietas PS-08 memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Banten karena sangat cocok dengan kondisi lahan yang subur di wilayah tersebut.

"Kami ingin menjadikan Banten sebagai lumbung pangan nasional, dan varietas PS-08 ini sangat cocok dikembangkan di Banten," katanya.

Secara legalitas, varietas padi PS-08 saat ini tengah dalam proses sertifikasi yang ditargetkan rampung dalam dua bulan ke depan. Oleh karena itu, benih unggul ini belum diperjualbelikan secara umum dan eksklusif hanya digunakan oleh kelompok tani binaan Yayasan Bhakti Bela Negara.

Dalam praktik pengembangannya, yayasan menerapkan sistem kemitraan terpadu bersama kelompok tani. Petani tidak hanya diberikan benih PS-08 dan pupuk, tetapi juga mendapat pendampingan budidaya secara intensif.

Menariknya, hasil panen padi varietas ini langsung diserap oleh yayasan sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Langkah strategis ini diklaim mampu memutus mata rantai praktik tengkulak yang kerap merugikan petani.

Baca juga: Padi organik PS-08 hasil persilangan unggul dikembangkan di Banten

Baca juga: Pemkab Ciamis dorong pengembangan padi organik

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni, mengatakan bahwa memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan padi organik PS-08 di lahan seluas 1.500 hektare yang berlokasi di Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang.

Ia menilai terobosan varietas unggul dan skema kemitraan ini merupakan langkah konkret untuk mendukung target swasembada pangan dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

"Saya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi sektor pertanian dalam mewujudkan swasembada pangan, khususnya melalui peningkatan produksi pertanian di Banten," tegasnya.

Sebagai langkah lanjutan dari keberhasilan panen varietas PS-08, pihak yayasan juga berencana membangun fasilitas hilirisasi berupa industri penggilingan padi atau Rice Milling Unit (RMU) di Kabupaten Pandeglang pada tahun 2026 ini untuk semakin mempermudah pengolahan hasil panen petani setempat.

Baca juga: Pemkab Gianyar gencarkan tanam padi organik

Baca juga: Utusan Presiden panen padi pertanian organik hewani di Karawang

Pewarta: Desi Purnama Sari
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |