Menpora ajak ASEAN antisipasi tantangan kepemudaan

5 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengajak negara-negara ASEAN mengantisipasi tantangan pembangunan kepemudaan di tengah perubahan dunia yang cepat.

"Generasi muda kita sedang menghadapi dunia yang berubah lebih cepat dibandingkan sebelumnya," kata Erick dalam sambutan secara virtual forum ASEAN Ministerial Meeting on Youth ke-14 (AMMY XIV) 2026 sebagaimana keterangan resmi di Jakarta, Jumat.

Dalam pertemuan tingkat menteri kepemudaan ASEAN, Erick menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda, mulai kecerdasan buatan, perubahan teknologi, kondisi dunia kerja, hingga persoalan sosial dan kesehatan mental.

Berbagai tantangan itu, kata dia, menjadi alasan bagi negara-negara ASEAN untuk memperkuat kerja sama dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan.

Dia juga memaparkan kondisi kepemudaan Indonesia di mana sekitar 66,8 juta pemuda menjadi salah satu kekuatan utama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Pemerintah Indonesia, kata dia, telah mengadopsi Desain Besar Kepemudaan Nasional untuk pembangunan karakter kepemudaan Indonesia yang berlandaskan tiga nilai utama, yakni patriotik, tangguh, dan empati.

Baca juga: Prestasi cabang olahraga mandiri Asian Games jadi KPI

Implementasi desain tersebut dilakukan melalui sejumlah program unggulan seperti Pertukaran Pemuda Wirasena, Kemah Pemuda Wirasena, Forum Kepemudaan Nasional, serta Kompetisi Debat dan Pidato Nasional.

"Ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk saling terhubung, belajar, sekaligus membangun proyek berdampak sosial dan inovasi digital," katanya.

Erick menyambut baik rencana kerja sama ASEAN Work Plan on Youth 2026-2030 yang fokus pada transformasi digital dan kecerdasan buatan, ketahanan iklim, kesehatan mental dan kewirausahaan.

Hal itu sejalan dengan Bali Declaration, yang diadopsi pada pertemuan Southeast Asia Ministerial Meeting on Youth and Sports di Bali pada Mei 2026.

Erick menegaskan masa depan ASEAN sangat ditentukan oleh sejauh mana negara-negara anggota berinvestasi pada generasi mudanya.

Ia menyatakan Indonesia siap memperkuat kerja sama tidak hanya dengan seluruh anggota ASEAN, namun juga melalui kerangka ASEAN Outlook on the Indo-Pacific untuk membangun generasi muda.

Baca juga: Delegasi tiga negara ASEAN pelajari literasi agama lintas budaya RI

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |