Menkop: Integritas dan kepercayaan publik modal utama KDKMP

4 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan integritas dan kepercayaan publik menjadi modal utama dalam menjalankan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), yang merupakan salah satu program strategis pemerintah.

Dalam sosialisasi antikorupsi Kementerian Koperasi di Jakarta, Jumat, Ferry meminta seluruh Kementerian Koperasi (Kemenkop) berkomitmen menjaga integritas dengan menghindari segala bentuk dan praktik korupsi, guna mewujudkan sistem tata kelola pemerintahan yang baik.

Menurut Ferry, komitmen tersebut menjadi semakin penting mengingat Kemenkop saat ini tidak hanya membina lebih dari 130 ribu koperasi yang telah ada, tetapi juga mempersiapkan sekitar 35 ribu KDKMP yang ditargetkan mulai beroperasi pada Agustus 2026.

"Mandat dan tanggung jawab sebesar ini hanya bisa dijalankan dengan modal kepercayaan publik," kata Ferry dikutip dari keterangan pers.

Ia mengatakan kepercayaan masyarakat merupakan aset terbesar Kementerian Koperasi. Untuk itu, seluruh jajaran diminta menjaga integritas dalam menjalankan setiap program pemerintah, khususnya KDKMP, agar tetap mendapat kepercayaan publik.

Ferry juga menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap penyalahgunaan kewenangan maupun tindakan penyelewengan di lingkungan Kementerian Koperasi.

"Setiap dana APBN yang keluar dalam setiap program yang dijalankan harus bisa dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya.

Ia meminta seluruh pegawai Kementerian Koperasi mampu mengenali, menghindari, dan mengelola potensi penyimpangan, termasuk menghindari benturan kepentingan dalam menjalankan tugas.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ibnu Basuki Widodo mengatakan pemberantasan korupsi tidak dapat hanya mengandalkan penegakan hukum, tetapi juga memerlukan penguatan pendidikan dan upaya pencegahan.

Menurut dia, pendidikan antikorupsi bertujuan membangun integritas serta komitmen untuk menjauhi segala bentuk praktik korupsi dalam kehidupan sehari-hari.

Berdasarkan data Sistem Informasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes) yang diakses pada 31 Juli 2026, telah terbentuk 83.382 KDKMP di seluruh Indonesia, tetapi belum semua memiliki gerai, gudang, dan kelengkapan lainnya.

Dari 35.855 lahan yang telah terverifikasi untuk pembangunan koperasi, sebanyak 18.935 koperasi telah menyelesaikan pembangunan fisik secara penuh, sedangkan 16.436 lainnya masih dalam proses pembangunan.

Baca juga: Menkop: Koperasi sangat cocok dibangun di Indonesia

Baca juga: Pemerintah siapkan integrasi koperasi susu ke rantai pasok MBG

Baca juga: NTB perkuat Kopdes Merah Putih jadi penggerak ekonomi rakyat

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |