LavAni perbesar peluang ke grand final Proliga usai redam Samator

7 hours ago 1
Kami terlalu bersemangat dan buru-buru ingin menekan setelah unggul pada set pertama, jadinya malah sering salah sendiri

Surabaya (ANTARA) - Tim putra Jakarta LavAni Livin Transmedia memperbesar peluang lolos ke grand final Proliga 2026 setelah meredam perlawanan Surabaya Samator dengan skor 3-1 (23-25, 25-15, 25-16, 25-13) pada final four putaran pertama di Jawapos Arena, Surabaya, Minggu petang.

Kemenangan ini menjadi yang kedua diraih lavAni setelah pada laga pertama mengalahkan Jakarta Garuda Jaya dan membawa mereka berada di posisi kedua di bawah Jakarta Bhayangkara Presisi, yang juga mengantongi dua kemenangan.

Bhayangkara Presisi dan LavAni akan terlibat bentrok pada laga terakhir final four putaran pertama di Sritex Arena, Solo, pekan depan.

Baca juga: Bhayangkara Presisi rebut kemenangan kedua usai kandaskan Garuda Jaya

Laga itu akan menjadi pembuktian siapa tim terbaik pada babak empat besar putaran pertama Proliga musim ini.

"Bhayangkara tim yang bagus dan kuat, pemain asingnya juga bagus, terutama yang opposite. Tapi, peluang kedua tim fifty-fifty karena secara materi pemain hampir seimbang," kata Asisten Pelatih Jakarta LavAni Livin Transmedia Erwin Rusni usai pertandingan.

Sementara pada laga menghadapi Surabaya Samator yang disaksikan langsung Presiden Ke-6 RI sekaligus pendiri klub bola voli LavAni, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), LavAni harus kehilangan set pertama karena melakukan kesalahan pada poin kritis.

Padahal, Dio Zulfikri dan kawan-kawan sudah unggul 22-20, tetapi Samator bisa mengejar dan menyamakan skor 22-22 hingga berbalik memimpin 22-23. Samator pun akhirnya menang 25-23.

Memasuki set kedua, pertandingan berlangsung ketat hingga skor 10-10, tetapi LavAni dengan pertahanan yang solid dan variasi serangan yang sulit dihadang memimpin 16-13. LavAni terus melaju dan menang 25-15.

Dominasi LavAni berlanjut pada set ketiga dan keempat. Anak-anak Samator kesulitan mengembangkan permainan karena terus mendapatkan tekanan lewat servis.

Taylor Sanders, Boy Arnez, Hendra Kurniawan, Malizi, dan Dimas Saputra bergantian membombardir pertahanan Samator. Bahkan, pada set keempat, LavAni unggul jauh 20-10 dan menyudahi perlawanan Samator dengan 25-13.

Baca juga: LavAni awali final four Proliga dengan bungkam Garuda Jaya

"Kami terlalu bersemangat dan buru-buru ingin menekan setelah unggul pada set pertama, jadinya malah sering salah sendiri," kata outside hitter Surabaya Samator Jordan Susanto.

Manajer tim Surabaya Samator Hadi Sampurno mengakui timnya bermain kurang tenang dan melakukan banyak kesalahan justru setelah bisa mengambil set pertama.

"Ini seperti laga pertama lawan Bhayangkara, di awal-awal bagus, setelah itu permainan menurun. Tim kami dihuni banyak pemain muda, jadi secara mental belum teruji," katanya.

Kendati kalah, Hadi melihat sisi positif yang bisa didapat timnya pada laga lawan LavAni karena skema permainan lebih bervariasi, dari sebelumnya selalu mengandalkan serangan melalui Rama Fazza.

Pemain berposisi opposite itu tidak bisa bermain karena mengalami cedera pada tangan kirinya. Posisi Rama digantikan I Ketut Yudi Aditya Riski.

"Sisi positif absennya Rama, serangan bisa lebih variatif, tidak lagi Rama sentris. Ini akan terus diasah tim pelatih karena sesuai rekam medis, Rama harus absen minimal satu bulan," ujar Hadi.

Baca juga: Bhayangkara kalahkan Samator pada laga pembuka final four Proliga 2026

Pewarta: Didik Kusbiantoro
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |