KPKP Jaksel gelar sosialisasi bagi petugas pemotongan hewan kurban

3 months ago 16

Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Selatan (Jaksel) menggelar sosialisasi bagi petugas pemotongan hewan kurban terkait tata cara pemotongan yang sesuai dengan syariat Islam.

"Kita dapat berkumpul di tempat ini dalam acara sosialisasi tata cara pemotongan hewan kurban yang halal, toyib dan ramah lingkungan, sekaligus pelepasan petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban," kata Kepala Sudin KPKP Jakarta Selatan Ridho S Yudyantoro dalam kegiatan sosialisasi di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Jumat.

Dia mengatakan sosialisasi itu bertujuan memberikan pedoman bagi panitia kurban untuk melaksanakan penyembelihan sesuai dengan syariat Islam.

Selain itu, juga untuk mengurangi risiko penyebaran penyakit yang dapat ditularkan dari hewan kepada manusia atau zoonosis serta penyakit hewan yang sedang marak, yaitu penyakit mulut dan kuku (PMK), lato-lato (LSD atau Lumpy Skin Disease), dan antraks.

"Kemudian, juga memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam konsumsi daging kurban melalui upaya mewujudkan keamanan dan kesehatan daging kurban," ujar Ridho.

Baca juga: Sudin KPKP Jaksel periksa 18.575 hewan kurban jelang Idul Adha

Sasaran dalam kegiatan itu, yakni Dewan Masjid Indonesia, panitia kurban atau masyarakat, serta petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban.

Dalam kesempatan tersebut, Sudin KPKP Jaksel turut melepas 154 petugas pemeriksa kesehatan hewan yang terdiri dari unsur Dinas KPKP DKI, Sudin KPKP Jakarta Selatan, Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI), mahasiswa dan karang taruna.

Selain sosialisasi, Ridho mengatakan dalam kegiatan itu juga diberikan bantuan kepada panitia kurban berupa pisau sembelih sebanyak 50 unit dan terpal sebanyak 50 paket.

Kegiatan sosialisasi itu dilaksanakan baik luring maupun daring, dengan diikuti oleh 100 peserta yang terdiri dari 50 panitia kurban atau Dewan Masjid dan 50 petugas dari Sudin KPKP Jakarta Selatan.

Sementara itu, peserta daring melalui Zoom meeting sebanyak kurang lebih 100 orang.

Tiga narasumber yang dihadirkan sebagai pemberi materi dalam sosialisasi itu berasal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) serta Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis IPB terkait aspek penerapan higienis pada pemotongan hewan kurban.

Baca juga: Sudin KPKP Jaksel gencarkan pemeriksaan hewan kurban jelang Idul Adha

Baca juga: Pemprov DKI perketat pengawasan hewan kurban antisipasi PMK dan LSD

Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |