Moskow (ANTARA) - Kopilot pesawat tempur-pengebom F-15E AS yang ditembak jatuh di Iran dan berhasil diselamatkan, telah dievakuasi ke Kuwait untuk perawatan medis, menurut laporan surat kabar New York Times pada Minggu, mengutip beberapa pejabat AS.
Pada Jumat, Washington Post melaporkan bahwa pesawat AS yang jatuh adalah pesawat tempur-pengebom F-15E dengan awak dua orang di dalamnya.
Chanel 12 Israel kemudian melaporkan bahwa satu anggota awak telah diselamatkan.
Pada Sabtu, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa kopilot tersebut selamat, setelah "salah satu Operasi Pencarian dan Penyelamatan paling berani dalam sejarah AS." Dia juga mencatat bahwa pilot tersebut mengalami cedera tetapi kondisinya stabil.
Operasi pencarian dan penyelamatan selama dua hari tersebut melibatkan ratusan personel pasukan khusus, puluhan pesawat, serta aset pengintaian ruang angkasa dan siber, seperti yang dilaporkan oleh New York Times.
Setelah melontarkan diri dari pesawat, pilot tersebut berlindung di celah gunung, awalnya tidak terdeteksi oleh kedua belah pihak tetapi dilengkapi dengan alat pelacak dan radio, menurut laporan tersebut.
Badan Intelijen Pusat (CIA) menjalankan kampanye penipuan, meyakinkan pihak Iran bahwa pilot tersebut telah diselamatkan dan sedang diangkut keluar negeri melalui jalur darat, menurut laporan surat kabar tersebut.
Menurut laporan itu, CIA akhirnya menemukan pilot tersebut.
Menurut laporan tersebut, kopilotnya adalah petugas sistem persenjataan.
Sebelumnya pada hari itu, stasiun televisi Press TV melaporkan bahwa Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan pencegatan dan penghancuran sebuah pesawat AS di selatan Isfahan yang sedang mencari pilot F-15E.
Kantor berita Tasnim sebelumnya melaporkan bahwa pasukan Iran mungkin telah menangkap pilot tersebut.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Trump sebut kopilot F-15E jatuh di Iran dalam kondisi selamat
Baca juga: Tiga pesawat tempur AS dipindahkan dari Jerman ke Timur Tengah
Baca juga: AS siagakan pesawat pembom B-2 di tengah ketegangan dengan Iran
Penerjemah: Katriana
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































