Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Konsulat Jenderal (Konjen) Jepang di Surabaya menjajaki peluang kerja sama pendidikan dan budaya dengan Universitas Jember (Unej).
Konsul Jenderal Jepang di Surabaya Takonai Susumu bersama rombongan melakukan kunjungan ke Unej , Rabu, dan diterima langsung Rektor Unej Iwan Taruna di ruang kerjanya.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, kami mendiskusikan penguatan hubungan diplomatik, pendidikan, dan budaya antara kedua negara yang telah lama terjalin," kata Rektor Unej Iwan Taruna.
"Takonai yang memiliki kedekatan personal mendalam dengan Indonesia sejak tahun 1990 dan fasih berbahasa Indonesia itu menekankan pentingnya mengoptimalkan jaringan alumni universitas Jepang di Indonesia sebagai kekuatan besar sekaligus jembatan diplomasi strategis yang kokoh.
"Kami juga membahas berbagai peluang kolaborasi konkret di antaranya adalah peningkatan program pertukaran pelajar lintas negara, penempatan tenaga kesehatan (perawat) Indonesia di Jepang sebagai solusi atas tantangan demografi di Jepang," katanya.
Sementara Konsul Jenderal Jepang di Surabaya, Takonai Susumu mengatakan pihaknya berencana mengembangkan "Japan Corner" di perpustakaan universitas-unversitas di Indonesia, sehingga bisa dikembangkan di Unej.
"Pusat informasi tersebut nantinya akan dioptimalkan secara digital sebagai penghubung informasi beasiswa, budaya, dan lowongan kerja bagi seluruh civitas akademika Unej," katanya.
Usai merampungkan pertemuan strategis di ruang Rektor Unej, rangkaian agenda Konjen Jepang dilanjutkan dengan acara visiting lecture bertema bertema “Discipline, Innovation and Excellence: Insight From Japan’s Human Development Model” yang digelar di Aula FISIP Unej.
Baca juga: Kaisar Jepang anugerahkan bintang jasa kepada guru besar Unud
Baca juga: Kemitraan Jepang-Indonesia meluas ke sektor ketenagakerjaan
Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: Rini Utami
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































