Kendaraan otonomos perkuat jaringan pengiriman di China

12 hours ago 2

Beijing (ANTARA) - Setiap pagi di pusat penyortiran ZTO Express di wilayah Dengkou, Daerah Otonom Mongolia Dalam, China utara, dengung mesin listrik dari van pengiriman otonomos menandai dimulainya hari kerja baru.

Kantong-kantong paket dimuat dengan rapi di kendaraan otonomos tersebut. Setelah kurir Yang Yelong mengetukkan beberapa perintah ke aplikasi seluler, kendaraan di depannya perlahan-lahan mulai bergerak, mengawali perjalanan otomatis menuju titik pengiriman berikutnya.

Menurut Yang, van-van tersebut dapat menempuh jarak hingga 180 kilometer dalam satu kali pengisian daya dan mempertahankan kecepatan 40 kilometer per jam dalam kondisi jalan normal, dengan kapasitas muatan maksimum 800 kilogram.

Sejak Juni 2024, perusahaan pengiriman besar telah mengerahkan van otonomos di seluruh wilayah Dengkou, menjangkau kawasan perkotaan, kota-kota kecil, hingga pertanian terpencil.

Teknologi itu menjawab tantangan logistik di daerah yang luas dan jarang penduduk itu, yang dihuni oleh 90.000 jiwa di area seluas 3.677 kilometer persegi.

Kesenjangan persebaran geografis yang luas ini semakin diperparah oleh penurunan jumlah kaum muda yang bersedia bekerja di sektor pengiriman sehingga meningkatkan biaya operasional logistik.

Cabang ZTO Express milik Yang telah mengoperasikan empat kendaraan pengiriman otonomos. Dua unit melayani rute perkotaan, sementara dua lainnya menjelajahi daerah pertanian dan peternakan yang luas dengan jadwal tetap melalui dua putaran per hari.

Dilengkapi berbagai radar dan kamera, kendaraan itu mampu mengenali lampu lalu lintas dan rintangan. Saat tiba di titik pengambilan, kendaraan akan otomatis berhenti dan mengeluarkan notifikasi suara untuk memberi tahu petugas agar melakukan bongkar muat barang, jelas Yang.

Yang mengatakan petugas juga dapat memantau pergerakan kendaraan secara waktu nyata dan mengarahkannya ke titik selanjutnya melalui aplikasi seluler.

Dampaknya terasa nyata. "Seorang kurir sebelumnya hanya mengirim sedikit di atas 200 paket per hari. Kini, dengan kendaraan otonomos, kapasitas pengiriman harian kami melonjak menjadi lebih dari 1.000 paket," kata Kepala Cabang STO Express di Dengkou, Hou Junjie.

"Kendaraan ini dapat beroperasi saat hujan atau salju, sehingga menjamin layanan tetap konsisten. Hal ini benar-benar menurunkan biaya dan meningkatkan efisiensi," ujar Hou.

Transformasi di Dengkou mencerminkan peningkatan cerdas sektor kurir secara nasional. Data industri menunjukkan lebih dari 6.000 kendaraan pengiriman otonomos telah dikerahkan di seluruh China hingga pertengahan 2025, menangani ratusan juta paket setiap hari.

Selain mengatasi kesenjangan logistik pedesaan, kendaraan otonomos juga mengoptimalkan jaringan di kawasan perkotaan maju di negara tersebut.

Kota Hai'an di Provinsi Jiangsu, China timur, telah meluncurkan zona percontohan kendaraan pengiriman otonomos komprehensif pertama di kawasan Delta Sungai Yangtze, membangun jaringan cerdas yang menawarkan layanan logistik ekspres, pengiriman barang supermarket.serta pengantaran makanan.

Pada Juni 2025, Neolix, produsen terkemuka kendaraan pengiriman otonomos di China, meresmikan basis regional di Hai'an, dan setelah itu hampir 50 van otonomosnya mulai beroperasi.

Melalui aplikasi seluler, petugas dapat memantau status kendaraan dan mengatur rute secara waktu nyata, serta memerintahkan kendaraan untuk kembali dan melakukan pengiriman ulang jika ada barang yang terlewat.

Menurut data terbaru, volume pengiriman ekspres China mencapai 199 miliar paket pada 2025, meningkat 13,7 persen secara tahunan (yoy). Industri yang berkembang pesat ini mendorong meningkatnya permintaan kendaraan logistik otonomos.

"Pengembangan teknologi dan verifikasi skenario telah bersinergi untuk mempercepat perluasan skala penggunaan kendaraan pengiriman otonomos," ujar pendiri Neolix, Yu Enyuan.

Menurutnya, perusahaan kendaraan berfokus pada penelitian dan pengembangan van. Sementara, perusahaan logistik mengoptimalkan algoritma serta memverifikasi model melalui sistem pergudangan-inspeksi-pengiriman terintegrasi, yang membantu membuka potensi penerapan yang luas.

Seiring kematangan teknologi di dalam negeri, perusahaan-perusahaan terkemuka China mulai menjadi pemain global.

Pada Oktober 2025, Neolix memperoleh lisensi pengiriman otonomos di Uni Emirat Arab (UEA). Pada awal 2026, perusahaan itu mengumumkan telah menjalin kemitraan strategis dengan Luxmea, produsen kendaraan kargo listrik asal Eropa, serta Salvador Caetano Auto, penyedia solusi otomotif dan mobilitas ternama dari Portugal, guna memperluas kehadiran di pasar Eropa.

Zelostech, pengembang robovan lain yang berbasis di Kota Suzhou, Provinsi Jiangsu, China timur, telah memperoleh lisensi logistik otonomos di Singapura serta membentuk usaha patungan dengan Emirates Post Group untuk menyediakan layanan kendaraan logistik otonomos Level-4.

Pewarta: Xinhua
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |