Kementerian PU bangun sabo dam di Agam antisipasi banjir bandang

1 week ago 5

Lubuk Basung (ANTARA) - Kementerian Pekerjaan Umum segera membangun sabo dam di Sungai Batang Kumayo Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat untuk antisipasi banjir bandang susulan.

"Pembangunan sabo dam ini secepatnya dikerjakan di hulu Sungai Batang Kumayo dalam mengantisipasi banjir bandang susulan," kata Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo di Lubuk Basung saat meninjau lokasi banjir bandang di Labuah, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Jumat.

Dia mengatakan pembangunan sabo dam dilakukan setelah Balai Teknis Sabo Yogyakarta datang melakukan kunjungan ke sini dan termasuk tes struktur tanah oleh Bio Teknis.

Setelah itu, dilakukan pembuatan disain sabo dam dan apabila sudah ada, maka pembangunan langsung dilakukan.

Untuk sementara waktu, menurut Menteri, aliran sungai diperlancar dari hulu sampai ke muara dan menaikkan tanggul pada kiri dan kanan sungai sekitar 5-6 meter.

"Ini bisa memperkuat kiri dan kanan, sehingga saat curah hujan cukup tinggi, air tidak meluap mengakibatkan rumah warga kebanjiran," katanya.

Baca juga: Hujan deras hingga Sabtu malam, 450 warga Agam mengungsi akibat banjir

Baca juga: Agam siapkan Rp34,69 miliar perbaiki 20 jembatan rusak dampak bencana

Ia menambahkan pembangunan dam akan secepatnya dikerjakan karena tidak ingin masyarakat terkena musibah ketika curah hujan cukup tinggi melanda daerah itu.

Berdasarkan informasi masyarakat, Camat Tanjung Raya dan Bupati Agam, lokasi ini merupakan langganan banjir bandang apabila curah hujan cukup tinggi melanda daerah itu sekitar 2-3 jam.

Menteri PU sengaja datang ke Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam untuk melakukan mitigasi banjir sesuai arahan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

"Kedatangan saya ke sini merupakan arahan Presiden, karena Presiden telah mendengarkan langsung jeritan hati masyarakat Agam, akibat daerah sering kebanjiran," katanya.

Terkait alokasi anggaran untuk pembangunan sabo dam dan normalisasi sungai, Dody menegaskan anggaran sudah tersedia dan sedang dihitung oleh Kepala Balai Wilayah Sungai setempat.

Bupati Agam Benni Warlis mengatakan aliran Sungai Batang Kumayo tertimbun material banjir bandang pada akhir November 2025.

Akibatnya air dan bebatuan meluap ke rumah warga, sehingga rumah sepanjang aliran sungai rusak, dua warga meninggal dunia dan masyarakat sempat diungsikan.

"Kejadian banjir bandang sudah berulang kali terjadi saat curah hujan cukup tinggi," katanya.

Baca juga: Agam dapat 11 titik program padat karya bencana dari Kemenaker

Baca juga: Pemkab Agam upayakan tambahan lahan relokasi warga korban bencana

Pewarta: Altas Maulana
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |