Kementerian ESDM siapkan 48 genset untuk fasilitas kesehatan di NTT

2 hours ago 5
Kementerian ESDM kirim 48 genset untuk tenda-tenda puskesmas untuk pengobatan, dan mereka tidak ada genset

Badung, Bali (ANTARA) - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyiapkan 48 genset guna mendukung fasilitas kesehatan wilayah terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Kementerian ESDM kirim 48 genset untuk tenda-tenda puskesmas untuk pengobatan, dan mereka tidak ada genset," ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam keterangannya yang dikonfirmasi ANTARA dari Badung, Bali, Kamis.

Sebanyak 48 genset tersebut akan disalurkan ke tujuh kabupaten terdampak. Kementerian ESDM bersama pelaku usaha sektor ESDM juga telah mendirikan sekitar 30 posko tanggap darurat untuk mendukung penanganan masyarakat.

Dukungan diarahkan agar layanan dasar, terutama fasilitas kesehatan, tetap dapat berjalan dalam kondisi pascabencana.

Pernyataan tersebut Bahlil sampaikan ketika melaporkan kesiapan dukungan energi untuk penanganan pascabencana, saat mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meninjau Lapangan Berdikari, Kabupaten Nagekeo, NTT, Rabu (26/8/2026).

Presiden menyampaikan duka cita kepada warga yang kehilangan anggota keluarga dan menjelaskan langkah pemerintah selama masa tanggap darurat.

"Saya menyampaikan kepada seluruh rakyat Flores, daerah-daerah yang kena bencana, ucapan belasungkawa saya, mereka yang kehilangan keluarganya," kata Prabowo.

Presiden Prabowo memastikan pemerintah terus memantau kondisi dan mengirim bantuan untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

BNPB mencatat sampai Selasa (25/8) jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi magnitudo (M) 7,7 terjadi di wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8), pukul 05.58 WITA, bertambah menjadi 103 jiwa.

Baca juga: Kemen ESDM petakan titik rawan dan salurkan bantuan gempa NTT

Baca juga: KESDM: Listrik di titik terdampak Manggarai NTT hampir pulih

Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |