Kementan-BSSN perkuat kolaborasi keamanan siber pertanian Indonesia

3 months ago 15

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) memperkuat kolaborasi strategis untuk meningkatkan keamanan siber, memastikan sistem pertanian digital Indonesia berjalan aman, efisien, dan berdaya saing di era transformasi teknologi.

“Kami sangat butuh perlindungan dan dukungan khusus di sektor pertanian. Sistem siber harus kuat dan aman agar kinerja Kementan dapat terus optimal. Pangan itu vital kalau pangan bermasalah, negara pun bermasalah,” kata Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman usai penandatanganan nota kerja sama antara Kementan dan BSSN di Kantor Pusat Kementan Jakarta, Kamis.

Dia menyampaikan kolaborasi itu menandai komitmen kuat kedua lembaga dan menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat keamanan data dan sistem digital pertanian nasional, sejalan dengan visi mewujudkan kedaulatan dan kemandirian pangan Indonesia.

Ia menegaskan sektor pangan merupakan urat nadi bangsa yang harus dijaga dari ancaman apa pun, termasuk ancaman siber

.Baca juga: Bappenas dorong kembangkan padi hibrida atasi produktivitas pertanian

Oleh karena itu, perlindungan sistem digital pertanian menjadi keharusan agar proses kerja, data, dan komunikasi di Kementan tetap aman dan optimal.

Lebih lanjut, Mentan menyampaikan kerja sama ini bukan sekadar langkah teknis, melainkan bagian dari visi besar menuju kemandirian pangan, sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan Indonesia mandiri, berdaulat, dan bahkan mampu melompat menjadi lumbung pangan dunia.

“Kolaborasi ini bukan sekadar kerja sama antarinstansi, tetapi wujud nyata gagasan besar Bapak Presiden untuk menjadikan Indonesia sebagai rumah besar pangan dunia,” tutur Mentan.

Dalam kolaborasi itu, Kementan dan BSSN akan meningkatkan kualitas perlindungan informasi dan transaksi elektronik, pengamanan teknologi dan komunikasi, peningkatan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM), peningkatan kapasitas keamanan siber dan sandi.

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |