Kemenhub periksa kapal penumpang di 98 UPT jelang Lebaran 2026

3 hours ago 4

Banjarmasin (ANTARA) - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan pemeriksaan kelaiklautan kapal atau ramp check secara serentak di 98 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Hubla se-Indonesia, sebagai persiapan angkutan laut Lebaran 2026.

Kasubdit Pengukuran Pendaftaran dan Kebangsaan Kapal Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub Alwan Rasyid mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang telah diinstruksikan langsung oleh Direktur Jenderal Hubla Kemenhub sejak 14 Januari 2026.

Ramp check fokus pada kapal penumpang dan kapal pengangkut kendaraan yang melayani arus mudik dan balik Lebaran,” kata Alwan saat memeriksa Kapal Motor (KM) Dharma Kartika II di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu malam.

Ia menegaskan pemeriksaan di 98 UPT untuk memastikan kapal yang beroperasi memenuhi persyaratan kelaiklautan dan keselamatan pelayaran untuk menciptakan kenyamanan dan keamanan bagi para penumpang.

Menurut dia, pemeriksaan dilakukan secara kolaborasi oleh tim Direktorat Perkapalan dan Kepelautan Kemenhub, Biro Klasifikasi Indonesia (BKI), serta kantor kesyahbandaran dan otoritas pelabuhan daerah setempat.

“Instruksi ramp check tersebut berlaku untuk seluruh UPT Perhubungan Laut di Indonesia, baik pelabuhan utama maupun pelabuhan singgah,” tuturnya.

Ia juga menegaskan bahwa pengawasan menyeluruh diperlukan untuk memastikan kesiapan armada laut menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat selama masa Lebaran 2026 di seluruh wilayah Indonesia.

“Kami ingin memastikan layanan angkutan laut berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar Alwan.

Baca juga: Kemenhub prioritaskan edukasi demi keselamatan angkutan Lebaran 2026

Baca juga: Kemenhub tegaskan komitmen wujudkan keselamatan pelayaran

Baca juga: KAI-DJKA pastikan kesiapan LRT Jabodebek layani mobilitas Lebaran 2026

Pewarta: Tumpal Andani Aritonang
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |