Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyatakan puncak peringatan Hardiknas di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), karena melakukan Senam Anak Indonesia Hebat (SAIH) bersama 24 ribu siswa.
"Kami mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Pamekasan yang terus berkomitmen memajukan sektor pendidikan. Pemecahan rekor MURI ini menjadi bukti nyata hadirnya partisipasi semesta guna mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua di wilayah Jawa Timur,” kata Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu.
Baca juga: Sambut Hardiknas, Pemkot Jaksel serahkan 364 ijazah warga prasejahtera
Ia menambahkan pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Indonesia, di antaranya melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran.
Selain menguatkan kualitas pembelajaran, Kemendikdasmen juga terus mendorong pembentukan karakter siswa melalui program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH) yang meliputi kegiatan bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat.
“Kalau kita ingin membangun peradaban bangsa, harus dimulai dari pembentukan kebiasaan baik. Untuk itu, lakukan lah kebiasaan 7 KAIH agar menjadi generasi Indonesia yang hebat dan kelak mampu membawa Kabupaten Pamekasan menjadi lebih baik,” ujar Mu’ti.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Pamekasan Kholilurrahman menilai acara itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Pamekasan, karena telah dipercaya menjadi tuan rumah puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2026.
Saat ini, kata dia, Kabupaten Pamekasan memiliki sekitar 500 lembaga pendidikan yang menjadi bagian penting dalam membangun karakter generasi muda.
Baca juga: Rekontekstualisasi Hardiknas: Perempuan berdaya, bangsa membaca
Baca juga: Hardiknas ruang refleksi hidupkan semangat pendidikan nasional
“Sektor pendidikan tidak hanya menjadi sarana transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga wahana untuk membangun peradaban, membentuk akhlak, dan menanamkan sikap disiplin. Karena itu, kegiatan SAIH ini sejalan dengan upaya kami untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” kata Bupati Kholil.
Pada momen itu, Mendikdasmen bersama Bupati Pamekasan memberikan apresiasi kepada insan pendidikan yang telah berprestasi mengharumkan nama Kabupaten Pamekasan.
Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































