Kapolri pantau pembangunan jembatan bailey di Sumbar

6 hours ago 6

Jakarta (ANTARA) - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memantau pembangunan jembatan bailey di wilayah Agam, Sumatera Barat (Sumbar), yang diharapkan bisa segera beroperasi guna mempercepat pemulihan.

Pemantauan tersebut dilakukan secara virtual dari Polda Sumatera Utara (Sumut), Medan, Sabtu, di sela-sela kegiatan pelepasan bantuan kemanusiaan Polri sebanyak 22 kontainer untuk korban bencana Aceh, Sumbar, dan Sumut.

"Alhamdulillah hari ini kami baru saja melaksanakan beberapa kegiatan pertama tadi kita laksanakan pengecekan terkait dengan progres pembangunan jembatan bailey khususnya di wilayah Agam, Sumbar," kata Jenderal Pol. Sigit, seperti dikutip dari keterangan yang diterima di Jakarta.

Dalam kesempatan itu, Kapolri juga melakukan interaksi dengan masyarakat. Ia menegaskan personel kepolisian bersinergi dengan warga terus bergerak agar jembatan tersebut bisa segera beroperasi.

Pembangunan jembatan bailey dilakukan di Subarang Aia dan Sawah Laweh. Jembatan tersebut akan mempercepat pemulihan akses dan mobilitas masyarakat di wilayah terdampak bencana, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas sosial dan perekonomian setempat.

Menurut Sigit, pembangunan tersebut juga berdasarkan tindak lanjut dari Presiden Prabowo Subianto untuk terus membantu seluruh masyarakat khususnya yang sedang terdampak bencana alam, mulai dari terus menjaga agar distribusi bantuan logistik yang dibutuhkan terus berjalan.

Di sisi lain, kata dia, perbaikan pascabencana, baik menyelesaikan jembatan-jembatan, melakukan perbaikan terkait hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) di beberapa tempat bisa dituntaskan.

"Untuk mendukung dan kolaborasi tentunya dengan TNI, kementerian/lembaga terkait," ucap dia.

Sebelumnya, Wali Kota Padang Fadly Amran mengatakan pemerintah pusat melalui kementerian dan lembaga terkait telah menyalurkan bantuan senilai Rp4,5 miliar untuk perbaikan rumah rusak ringan dan sedang tahap satu akibat bencana hidrometeorologi di akhir November 2025.

"Pemerintah pusat bersama Pemerintah Kota Padang sudah menyerahkan bantuan perbaikan rumah rusak ringan dan rusak sedang tahap I bagi korban banjir bandang," kata Wali Kota Padang Fadly Amran di Kota Padang, Jumat (13/2).

Fadly mengatakan bantuan Rp4,5 miliar itu sudah masuk ke masing-masing rekening penerima manfaat, dan telah dikoordinasikan bersama bank setempat.
Pada tahap pertama, terdapat 248 unit rumah rusak ringan dan 27 unit rusak sedang.

Di saat bersamaan Pemerintah Kota Padang juga mendorong percepatan pembangunan huntap, mengingat pemerintah setempat telah menyiapkan tiga lokasi untuk relokasi warga terdampak bencana.

Baca juga: Titiek apresiasi Polri kirim 22 kontainer bantuan bencana Sumatera

Baca juga: Kapolri lepas bantuan kebutuhan warga terdampak bencana Sumatera

Baca juga: Prabowo janji berikan Bintang Mahaputera untuk Kapolri

Baca juga: Gubernur Sumut: bantuan Kapolri khusus untuk warga terdampak bencana

Pewarta: Agatha Olivia Victoria
Editor: Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |