Kapolri ajak buruh dan pengusaha jaga iklim investasi Indonesia

4 hours ago 5

Kabupaten Tangerang (ANTARA) - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak kepada kaum buruh hingga pengusaha di Tanah Air untuk turut serta menjaga iklim investasi kondusif di tengah dinamika geopolitik global.

"Kita sepakat bahwa Indonesia harus bisa menghadapi situasi geopolitik global ini. Salah satunya bagi rekan-rekan buruh dan rekan-rekan pengusaha untuk bisa eksis dan salah satunya adalah bagaimana kita berupaya untuk mewujudkan iklim investasi yang kondusif," ungkap Kapolri Sigit saat menghadiri agenda Halalbihalal Buruh di Tangerang, Selasa.

Ia menyebut, Indonesia telah sepakat bersama untuk bisa menjaga suasa kondusif untuk menghindari situasi krisis ekonomi yang juga berdampak kepada situasi dalam negeri.

Oleh karenanya, katanya, bila kaum buruh dan pengusaha industri ikut andil dalam menjaga iklim yang kondusif, maka akan tercipta investasi yang baik untuk pertumbuhan ekonomi dalam negeri.

"Dan saya kira Indonesia memiliki sumber daya alam yang sangat luar biasa, kita memiliki sumber daya manusia yang cukup besar dan kita siap untuk bisa bersaing dengan negara lain terkait dengan investasi," ujarnya.

Baca juga: Kapolri komitmen ciptakan iklim investasi kondusif lewat soliditas

Kapolri pun mendorong agar seluruh elemen masyarakat, lembaga hingga pengusaha bisa bersama-sama untuk bersinergi dalam menciptakan iklim ekonomi yang kuat.

"Dan kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia mampu menyelesaikan hal-hal yang bersifat industrial, hubungan-hubungan sengketa industrial dengan baik tanpa harus terjadi situasi-situasi yang tentunya berdampak terhadap eskalasi," katanya.

Ia percaya, kaum buruh dan pengusaha di Indonesia bisa berdiskusi atau tukar pikiran dalam menciptakan sirkulasi investasi yang sehat melalui susunan rancangan aturan yang disepakati bersama.

"Dan kita dorong juga bagaimana rekan-rekan buruh dan pengusaha untuk berembuk dalam hal menyusun dan merevisi Undang-Undang Ciptaker (Cipta Kerja) ke depan, sehingga kemudian terjadi satu kesepakatan bersama yang kemudian tinggal dijadikan norma. Nanti direvisi Undang-Undang Ciptaker," kata dia.

Dalam kesempatan itu, Kapolri juga mengajak pada momen peringatan Hari Buruh atau May Day dijadikan simbol perjuangan bahwa Indonesia bisa melewati segala situasi krisis, sehingga ruang investasi di mata dunia aman dan terbuka lebar.

Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arif
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |