Kamis, BMKG: Mayoritas kota besar alami berawan-hujan ringan

1 hour ago 2

Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini berupa potensi hujan ringan, sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di berbagai kota besar di Indonesia pada Kamis.

Dikutip dari laman resmi BMKG di Jakarta, prakirawan Diah Ayu menerangkan secara umum daerah konvergensi terbentuk di Laut Jawa, Laut Flores bagian barat, Selat Makassar bagian selatan, Laut Banda, Laut Timur, Laut Arafuru, Laut Maluku, dan Laut Halmahera.

Baca juga: Senin, BMKG: Mayoritas RI berawan-cerah berawan, hujan di Medan-Padang

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah yang dilewati konvergensi atau konfluensi.

Oleh karena itu, pihaknya memprakirakan tidak ada kota besar yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang pada hari ini hanyalah wilayah Padang.

Namun begitu, sejumlah kota besar lainnya hanya akan mengalami hujan ringan, yaitu wilayah Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Palangka Raya, Tanjung Selor, Manokwari, Jayapura, dan Jayawijaya.

Adapun kota besar yang diprakirakan hanya akan mengalami kondisi berawan pada hari ini, yakni wilayah Jambi, Jakarta, Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Samarinda, Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar, Kendari, Gorontalo, Manado, dan Ternate.

Baca juga: Jakarta diprediksi berawan tebal pada Jumat sore hingga malam hari

Baca juga: Rabu, BMKG prakirakan cuaca sebagian besar Indonesia berawan

Sebelumnya, pada Rabu (16/9), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya kesadaran untuk merespons peringatan dini tsunami secara cepat demi meminimalkan risiko korban.

"Sebaik-baiknya peringatan dini adalah kesadaran masyarakat untuk merespons potensi tsunami," kata Kepala Pusat Standardisasi Instrumentasi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (MKG) BMKG Rahmat Triyono dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.

Secara khusus, Rahmat menyampaikan bahwa masyarakat di wilayah pesisir perlu memiliki kesadaran untuk segera melakukan evakuasi ketika merasakan guncangan gempa kuat atau memperoleh peringatan terkait potensi tsunami.

Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |