Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kadin Indonesia James Riady menilai kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berorientasi pada percepatan pelaksanaan kebijakan dan transformasi di berbagai sektor.
Usai mengikuti pertemuan dengan Presiden di Istana Negara, Jakarta, Jumat, James mengatakan arah kebijakan pemerintah dirancang untuk mempersiapkan posisi Indonesia menghadapi tantangan masa depan.
"Saya kira ... kepemimpinan yang sangat visioner, sangat strategis, sangat jelas," katanya.
Menurut James, pemerintah juga menunjukkan keberanian menjalankan berbagai agenda transformasi secara bersamaan dengan menitikberatkan pada pelaksanaan program dan pencapaian hasil.
Ia mencontohkan sejumlah kebijakan yang menjadi perhatian, antara lain swasembada pangan, ketahanan energi, hilirisasi industri, pembangunan perumahan rakyat, serta reformasi pendidikan kedokteran.
James juga menilai diplomasi ekonomi pemerintah berkontribusi terhadap meningkatnya kepercayaan perusahaan teknologi global untuk menjalin kerja sama dengan Indonesia.
Selain itu, ia menyambut pembentukan Danantara sebagai instrumen yang dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, BUMN, dan sektor swasta.
James menyebut pendekatan tersebut sebagai "entrepreneur presidency", yaitu kepemimpinan yang menurutnya menekankan visi, pragmatisme, dan ketegasan dalam pengambilan keputusan demi terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Baca juga: Kadin apresiasi MBG dan ketahanan pangan era Prabowo
Baca juga: Prabowo berkenan gelar rapat berkala dengan Kadin setiap tiga bulan
Baca juga: Kadin sebut empat program cepat dukung agenda ekonomi pemerintah
Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































