KADIN luncurkan platform ekspor "We Buy From Indonesia"

1 week ago 5

Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Anindya Novyan Bakrie meluncurkan platform ekspor "We Buy From Indonesia" untuk memetakan rantai pasok nasional dan memperluas keterlibatan produk Indonesia di pasar global.

Peluncuran inisiatif tersebut disampaikan Anindya saat pertemuan pengusaha KADIN Indonesia pusat dan daerah dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Jumat.

"Bapak Presiden, berkenankanlah kami ingin sekali menyampaikan suatu inisiatif yang berjudul 'We Buy From Indonesia'. Ini adalah inisiatif yang bukan saja sebuah katalog, tetapi juga suatu platform teknologi dan perdagangan," katanya.

Menurut Anindya, berbagai produk buatan Indonesia telah menjadi bagian dari rantai pasok perusahaan global, termasuk di sektor otomotif, kedirgantaraan, furnitur, dan barang konsumsi.

KADIN mengembangkan platform tersebut berdasarkan pemetaan data perdagangan Indonesia. Dari total nilai ekspor sekitar 300 miliar dolar AS per tahun, sekitar 240 miliar dolar AS berasal dari berbagai komoditas dan produk di luar batu bara, baja nirkarat, dan minyak sawit.

Melalui platform tersebut, KADIN memetakan rantai pasok produk ekspor beserta perusahaan yang terlibat agar peluang peningkatan ekspor lebih mudah diidentifikasi.

Menurut Anindya, upaya itu bertujuan meningkatkan pembelian dari pelanggan yang sudah ada sekaligus memperbesar kapasitas produsen dalam negeri untuk memenuhi permintaan pasar global.

Ia menambahkan buku "We Buy From Indonesia" disusun dalam bahasa Indonesia, Inggris, dan Mandarin.

KADIN juga berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan untuk memastikan data yang digunakan akurat dan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan ekspor nasional.

Baca juga: KADIN siap bantu pemerintah capai pertumbuhan ekonomi 8 persen

Baca juga: Prabowo: Negara kaya sumber daya alam sering jadi sasaran asing

Baca juga: Prabowo ajak KADIN perkuat sinergi bangun bangsa

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |