KA Purwojaya Kian Ramai, Jalur Selatan Jakarta–Cilacap Jadi Favorit Perjalanan Akhir Pekan

9 hours ago 3

149.400 pelanggan selama Januari–April 2026, naik 70,49 persen dibanding periode yang sama tahun lalu

Jakarta (ANTARA) - Suasana perjalanan menuju jalur selatan Jawa semakin hidup sepanjang awal 2026. Salah satu yang terlihat menonjol datang dari KA Purwojaya relasi Gambir–Kroya–Cilacap yang mencatat pertumbuhan pelanggan cukup tinggi dalam empat bulan pertama tahun ini.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat, selama Januari hingga April 2026, KA Purwojaya melayani 149.400 pelanggan atau meningkat 70,49 persen dibanding periode yang sama tahun 2025 sebanyak 87.631 pelanggan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan tren tersebut memperlihatkan meningkatnya minat masyarakat terhadap perjalanan jarak jauh yang nyaman dan praktis, terutama untuk relasi Jakarta menuju wilayah selatan Jawa.

“KA Purwojaya punya karakter perjalanan yang khas. Relasinya langsung dari Gambir menuju Cilacap melewati jalur selatan Jawa dengan pemandangan alam yang beragam. Banyak pelanggan memanfaatkan perjalanan ini untuk liburan singkat, pulang ke kampung halaman, maupun perjalanan keluarga,” ujar Anne.

KA Purwojaya menjadi satu-satunya layanan kereta api kelas eksekutif yang melayani perjalanan langsung antara Cilacap dan Gambir. Bagi masyarakat Cilacap, Banyumas, hingga Kroya, kereta api ini sudah lama menjadi pilihan utama untuk perjalanan menuju Jakarta karena menawarkan perjalanan langsung tanpa perpindahan kereta api.

Peningkatan pelanggan tersebut juga tumbuh seiring berkembangnya aktivitas masyarakat di wilayah Banyumas dan Cilacap. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sektor transportasi dan pergudangan di Jawa Tengah pada Triwulan I 2026 tumbuh 9,24 persen secara tahunan (year on year), menjadi salah satu sektor dengan pertumbuhan tertinggi di wilayah tersebut. Pertumbuhan ini didorong meningkatnya mobilitas antardaerah, aktivitas ekonomi, serta perjalanan wisata masyarakat di berbagai kota jalur selatan Jawa.

Selain menjadi jalur mobilitas masyarakat, relasi KA Purwojaya juga terhubung dengan berbagai destinasi wisata di selatan Jawa Tengah. Dari Purwokerto, pelanggan dapat melanjutkan perjalanan menuju kawasan Baturraden di kaki Gunung Slamet. Sementara dari Cilacap, wisatawan bisa menikmati Pantai Teluk Penyu, Benteng Pendem, Segara Anakan, hingga suasana kota pesisir yang identik dengan kuliner seafood dan udara pantai selatan.

Perjalanan KA Purwojaya juga dikenal memiliki suasana yang lebih santai karena melintasi area persawahan, perbukitan, hingga pegunungan khas jalur selatan. Banyak pelanggan memanfaatkan perjalanan malam untuk beristirahat sebelum tiba di kota tujuan pada pagi hari.

“Perjalanan kereta api sekarang sudah menjadi bagian dari pengalaman liburan itu sendiri. Banyak pelanggan menikmati suasana perjalanan, melihat lanskap sepanjang jalur selatan, sambil menghabiskan waktu bersama keluarga atau teman selama di perjalanan,” kata Anne.

KA Purwojaya mulai beroperasi sejak 13 Maret 1995 dan kini menjadi kereta kebanggaan Daerah Operasi 5 Purwokerto. Nama Purwojaya berasal dari gabungan Purwokerto dan Jayakarta yang merepresentasikan konektivitas kuat antara wilayah selatan Jawa dan Jakarta.

Dengan tren pelanggan yang terus meningkat, KA Purwojaya memperlihatkan bahwa jalur selatan Jawa masih menjadi salah satu koridor perjalanan favorit masyarakat untuk menikmati akhir pekan dengan suasana perjalanan yang lebih nyaman dan berkesan.

Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |