Jember, Jawa Timur (ANTARA) - KA Logawa relasi Purwokerto-Ketapang mengalami keterlambatan tiba di sejumlah stasiun sekitar 1 jam lebih akibat gangguan pada lokomotif sehingga berhenti luar biasa di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada Senin sore.
"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang KA 249C Logawa relasi Purwokerto - Ketapang atas keterlambatan perjalanan yang terjadi akibat gangguan pada lokomotif," kata Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro di Jember, Senin.
Menurut dia, pada pukul 16.48 WIB, KAl Logawa mengalami gangguan pada engine sistem lokomotif saat melintas di petak jalan Bayeman (BYM) – Probolinggo (PB).
"Akibat gangguan tersebut, KA Logawa berhenti luar biasa di KM 100 + 1/2 guna pemeriksaan lokomotif," tuturnya.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, tim operasional segera bertindak sigap dengan melakukan pengecekan kondisi lokomotif.
Sebagai langkah penanganan dengan mengutamakan keamanan dan keselamatan, KA Logawa dapat kembali melanjutkan perjalanan menggunakan lokomotif penolong, sehingga perjalanan dapat kembali dinormalisasi dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan operasional.
"Akibat gangguan tersebut, KA Logawa mengalami andil keterlambatan selama 65 menit saat tiba di Stasiun Probolinggo," katanya
Ia menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang akibat insiden tersebut, sehingga mengalami keterlambatan tiba di sejumlah stasiun.
PT KAI Daop 9 Jember menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh penumpang KA Logawa atas keterlambatan perjalanan yang terjadi akibat gangguan pada lokomotif.
"Keselamatan perjalanan kereta api tetap menjadi prioritas utama dalam setiap proses penanganan gangguan operasional,” ujar Cahyo.
Sebagai bentuk tanggung jawab dan permohonan maaf kepada penumpang, para penumpang KA Logawa juga diberikan Service Recovery sesuai ketentuan yang berlaku.
Cahyo mengatakan bahwa KAI terus berkomitmen menjaga keandalan sarana serta meningkatkan pelayanan kepada penumpang agar perjalanan kereta api dapat berlangsung aman, selamat dan nyaman.
“Fokus utama kami adalah memastikan keselamatan perjalanan kereta api sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada penumpang," katanya.
Seluruh jajaran bergerak cepat melakukan penanganan agar perjalanan dapat kembali normal dan pelanggan tetap mendapatkan pelayanan yang optimal.
Baca juga: KAI Yogyakarta operasikan tujuh KA tambahan pada libur Idul Adha
Baca juga: Daop 6 Yogyakarta catat tren positif kepuasan pelanggan dari 2022-2025
Baca juga: KAI tata sarana 20 perlintasan sebidang di Malang cegah kecelakaan
Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































