Jumlah pemilih Kota Blitar naik di awal 2026, Didominasi pemilih baru

5 hours ago 5
Terdapat kenaikan sebanyak 291 pemilih, terdiri atas 140 pemilih laki-laki dan 151 pemilih perempuan

Blitar (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Blitar, Jawa Timur, mencatat kenaikan jumlah pemilih dalam pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) triwulan I 2026.

Ketua KPU Kota Blitar Rangga Bisma Aditya di Blitar, Sabtu, mengatakan pihaknya telah melakukan rekapitulasi PDPB triwulan I 2026 dengan hasil jumlah pemilih meningkat dari 122.373 menjadi 122.664 orang.

“Terdapat kenaikan sebanyak 291 pemilih, terdiri atas 140 pemilih laki-laki dan 151 pemilih perempuan,” katanya.

Ia menjelaskan, secara rinci jumlah pemilih di Kecamatan Kepanjenkidul tercatat 35.231 orang, terdiri atas 17.303 laki-laki dan 17.928 perempuan.

Baca juga: KPU Kabupaten Blitar: Tingkat partisipasi warga sangat menggembirakan

Di Kecamatan Sananwetan, jumlah pemilih mencapai 45.462 orang, terdiri atas 21.906 laki-laki dan 23.556 perempuan.

Sementara itu, di Kecamatan Sukorejo, jumlah pemilih tercatat 41.971 orang, terdiri atas 20.688 laki-laki dan 21.283 perempuan.

Secara keseluruhan, jumlah pemilih di Kota Blitar yang tersebar di tiga kecamatan dan 21 kelurahan mencapai 122.664 orang, dengan rincian 59.897 laki-laki dan 62.767 perempuan.

Baca juga: Bawaslu: Dua WNA diduga masuk daftar pemilih di Kabupaten Blitar

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan hasil rekapitulasi triwulan IV 2025 yang tercatat sebanyak 122.373 pemilih.

Menurut Rangga, kenaikan jumlah pemilih dipengaruhi oleh penambahan pemilih baru yang telah berusia 17 tahun serta pemilih yang pindah masuk ke wilayah Kota Blitar.

Ia menambahkan hasil rekapitulasi PDPB triwulan I 2026 dituangkan dalam berita acara dan ditetapkan melalui keputusan KPU Kota Blitar.

“Kami akan terus melakukan pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan sebagai acuan dalam penyusunan data pemilih ke depan,” katanya.

Pewarta: Asmaul Chusna
Editor: Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |