JTT pastikan operasional Gerbang Tol Cibatu dukung arus balik Lebaran

19 hours ago 5

Jakarta (ANTARA) - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memastikan kelancaran operasional Gerbang Tol (GT) Cibatu guna mendukung arus balik Lebaran 2025.

"PT JTT menyiagakan periode arus balik libur Hari Raya Idul Fitri 1446 H dengan memastikan kelancaran operasional Gerbang Tol (GT) Cibatu KM 34 Jalan Tol Jakarta-Cikampek," ujar Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT Ria Marlinda Paallo di Jakarta, Kamis

PT JTT telah menyiapkan sebanyak delapan titik transaksi di GT Cibatu untuk layanan transaksi pengguna jalan yang berasal dari jalur fungsional Japek 2 Selatan menuju Jakarta Via Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

“Untuk mendukung kelancaran tersebut, PT JTT memastikan kesiapan operasional gardu di GT Cibatu dengan memastikan gardu tersebut dapat beroperasi 100 persen secara optimal," kata Ria.

Persiapan ini mencakup pemeriksaan dan pemeliharaan infrastruktur serta sistem pembayaran yang ada di gerbang tol, guna mengantisipasi peningkatan volume lalu lintas dan meningkatkan kecepatan transaksi.

“Langkah-langkah tersebut mencerminkan komitmen PT JTT dalam menjaga kelancaran layanan selama periode arus balik Lebaran 2025, memastikan kenyamanan pengguna jalan yang melintasi Jalan Tol Jakarta-Cikampek, khususnya yang akan melewati di GT Cibatu,” tuturnya.

Seluruh pengguna jalan diimbau agar selalu mengutamakan keselamatan, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, saldo uang elektronik cukup dan mengisi bahan bakar sebelum memulai perjalanan.

Jika lelah berkendara, istirahat di tempat yang telah disediakan. Tetap berhati-hati dan menaati peraturan yang berlaku di jalan tol.

Sebagai informasi, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 455.994 kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek pada H1 hingga H+1 libur Idul Fitri 1446 H atau Lebaran 2025 yang jatuh pada 31 Maret sampai dengan 2 April 2025.

"Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikampek Utama (dari arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (dari arah Bandung), GT Cikupa (dari arah Merak), dan GT Ciawi (dari arah Puncak)," ujar Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana di Jakarta, Kamis.

Total volume lalin yang kembali ke wilayah Jabotabek ini meningkat 17,3 persen jika dibandingkan lalin normal (388.634 kendaraan). Untuk distribusi lalu lintas kembali ke Jabotabek dari tiga arah yaitu dengan mayoritas sebanyak 215.044 kendaraan (47,2 persen) dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 128.694 kendaraan (28,2 persen) dari arah Barat (Merak), dan 112.256 kendaraan (24,6 persen) dari arah Selatan (Puncak).

Baca juga: Sebanyak 103 ribu kendaraan dari timur Trans Jawa pada H+1 Lebaran

Baca juga: Sebanyak 455 ribu kendaraan kembali ke Jabotabek pada H+1 Lebaran

Baca juga: Lebih dari 2,1 juta kendaraan tinggalkan Jabotabek pada H2 Lebaran

Baca juga: Jasa Marga siapkan jalur fungsional Tol Jakarta-Cikampek II Selatan

Baca juga: Tarif dua ruas tol akan dibebaskan saat pengguna kena pengalihan lalin

Baca juga: Jasamarga tambah "contraflow" Tol Cikampek dari KM 47 sampai KM 70

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Martha Herlinawati Simanjuntak
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Rakyat news | | | |