JTT catat 791 ribu kendaraan ke wilayah timur Trans Jawa di H2 Lebaran

23 hours ago 5
Sedangkan untuk kendaraan dari Wilayah Timur Trans Jawa sebanyak 230.545 kendaraan melalui GT Cikampek Utama atau turun 29,50 persen jika dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 326.994 kendaraan

Jakarta (ANTARA) - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat peningkatan jumlah kendaraan sebanyak 791.265 kendaraan menuju wilayah timur Trans Jawa melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama pada H-10 s.d H2 (21/3 s.d 1/4) periode libur Hari Raya Idul Fitri 1446 H / Lebaran 2025.

Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT Ria Marlinda Paallo mengatakan, total volume kendaraan yang melewati GT Cikampek Utama ini naik 140,80 persen jika dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 328.605 kendaraan.

“Sedangkan untuk kendaraan dari Wilayah Timur Trans Jawa sebanyak 230.545 kendaraan melalui GT Cikampek Utama atau turun 29,50 persen jika dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 326.994 kendaraan,” ujar Ria di Jakarta, Rabu.

Sebagai stimulus, agar pengguna jalan dapat mengatur waktu perjalanan, JTT memberikan potongan tarif tol sebesar 20 persen yang akan diberlakukan mulai 3 April 2025 pukul 05.00 WIB hingga 5 April 2025 pukul 05.00 WIB, kemudian dilanjutkan pada 8 April 2025 pukul 05.00 WIB hingga 10 April 2025 pukul 05.00 WIB.

Potongan tarif tol ini hanya berlaku bagi pengguna jalan yang melakukan transaksi menggunakan uang elektronik dengan saldo yang mencukupi, saat melalui GT Kalikangkung Jalan Tol Batang-Semarang menuju GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

PT Jasamarga Transjawa Tol juga mencatat volume lalu lintas pada periode libur Hari Raya Idul Fitri 1446 H / Lebaran 2025 di Wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Untuk wilayah Jawa Tengah, volume kendaraan GT Kalikangkung menuju Semarang pada H-10 s.d H2 periode libur Hari Raya Idul Fitri 1446 H / Lebaran 2025, tercatat sebanyak 446.520 kendaraan atau naik 161,76 persen dari lalu lintas normal sebanyak 170.582 kendaraan.

Untuk kendaraan yang meninggalkan Semarang tercatat sebanyak 141.894 kendaraan atau turun 14,11 persen dari lalu lintas normal sebanyak 165.209 kendaraan.

Kemudian sebanyak 479.952 kendaraan menuju Solo melalui GT Banyumanik atau naik 81,82 persen dari lalu lintas normal sebanyak 263.977 kendaraan.

Untuk kendaraan yang menuju Jakarta tercatat sebanyak 186.839 kendaraan atau turun 9,97 persen terhadap lalu lintas normal sebanyak 207.537 kendaraan.

Untuk wilayah Jawa Timur, sebanyak 267.598 kendaraan menuju Surabaya melalui GT Warugunung atau naik 17,87 persen dari lalu lintas normal sebanyak 227.030 kendaraan.

Sedangkan kendaraan yang menuju Jakarta melalui GT Warugunung tercatat sebanyak 292.838 kendaraan atau naik 35,64 persen dari lalu lintas normal sebanyak 215.886 kendaraan.

Sebanyak 315.855 kendaraan melalui GT Kejapanan Utama menuju Malang atau naik 17,93 persen dari lalu lintas normal sebanyak 267.837 kendaraan. Untuk kendaraan menuju Surabaya sebanyak 295.958 kendaraan atau naik 6,30 persen dari lalu lintas normal sebanyak 278.406 kendaraan.

Lalu sebanyak 160.983 kendaraan melalui GT Singosari menuju Malang atau naik 4,41 persen dari lalu lintas normal sebanyak 154.188 kendaraan. Untuk kendaraan menuju Surabaya sebanyak 148.999 kendaraan atau naik 6,26 persen dari lalu lintas normal sebanyak 140.222 kendaraan.

Baca juga: JTT dukung Kepolisian lakukan lawan arah di KM 47 s/d KM 65 Tol Japek

Baca juga: PT JTT dukung diskresi Kepolisian buka tutup lawan arah di Tol Japek

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Ahmad Buchori
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Rakyat news | | | |