Jayapura Papua kembangkan produksi perikanan dua zona pembangunan 

21 hours ago 3

Jayapura (ANTARA) - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua mengenalkan pengembangan produksi perikanan pada dua zona pembangunan, yakni sumber daya laut dan darat.

Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Jayapura Petrus Ohee di Sentani, Kamis mengatakan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan.

"Kami menyusun program sesuai arahan Bupati Jayapura, yakni fokus pada pengelolaan sumber daya laut dan perairan darat secara berkelanjutan," katanya.

Menurut Petrus, kedua zona, yakni pada wilayah pesisir pantai atau sumber daya laut pada Distrik Depapre, dan untuk potensi darat pada Danau Sentani yang meliputi Distrik Sentani Barat dan Distrik Sentani Timur.

"Untuk zona pesisir akan dikembangkan untuk budi daya perikanan tangkap, ekowisata bahari dan rumput laut," ujarnya.

Dia menjelaskan sedangkan untuk wilayah Danau Sentani, yakni pengembangan perikanan air tawar seperti budi daya perikanan darat.

"Selain itu, program pelatihan teknis akan diberikan bagi nelayan untuk meningkatkan produktivitas tangkapan ikan dengan peralatan ramah lingkungan, juga pemberian benih ikan," katanya lagi.

Dia menambahkan bahwa program itu tidak hanya mengejar peningkatan produksi, tetapi juga membuka lapangan kerja dan mengurangi angka pengangguran.

" Dua zona ini tentu akan menyerap tenaga kerja lokal, mulai dari proses budi daya hingga pemasaran juga mendorong UMKM terlibat dalam mengelola hasil perikanannya," ujarnya lagi.

Secara umum, potensi perikanan di Papua (berdasar laman resmi Pemprov Papua) sangat besar karena provinsi itu memiliki garis pantai 1.170 mil laut dengan luas perairan teritorial 45.510 kilometer persegi yang mengandung berbagai jenis biota laut yang bernilai ekonomis penting.

Secara umum potensi lestari sumber daya perikanan laut sekitar 1.524.800 ton per tahun.

Sedangkan perikanan darat sekitar 268.100 ton per tahun (belum termasuk potensi lahan untuk pengembangan budi daya laut dan tambak diperkirakan sebesar 1.663.200 hektare).

Baca juga: DKP Papua sebut potensi pelabuhan perikanan mencapai Rp 1,2 miliar

Pewarta: Agustina Estevani Janggo
Editor: Iskandar Zulkarnaen
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Rakyat news | | | |