Hangzhou (ANTARA) - Guan Weijiang, seorang penjual mainan anak-anak berpengalaman 10 tahun lebih yang berbasis di Yiwu, China timur, sedang menghadapi lonjakan pesanan daring tahun ini. Pesanan-pesanan itu bukan datang dari anak-anak, melainkan dari kelompok pelanggan yang mengejutkan, yakni warga lanjut usia (lansia).
Di toko daringnya, Xinyu Toy Flagship Shop di platform perdagangan elektronik (e-commerce) terkemuka China, Tmall, sebagian besar penjualan kini berasal dari mainan kebugaran dan pelatihan otak yang digemari oleh konsumen lansia. Menurut data demografis toko tersebut, pelanggan berusia 50 tahun ke atas kini menyumbang 30 persen dari basis konsumennya, meningkat tajam dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
"Produk terlaris kami pada 2024 adalah bola latihan pergelangan tangan dan kubus teka-teki (puzzle) manik berputar. Mainan-mainan ini menggabungkan aktivitas fisik berintensitas rendah atau stimulasi mental dengan hiburan, menjadikannya ideal bagi warga lansia yang menginginkan aktivitas olahraga atau hiburan harian," kata Guan.
Bagi Guan, peralihan ke mainan ramah lansia dimulai setelah percakapan pada 2023 dengan Cheng Xin, manajer operasional yang mengawasi sektor mainan dan barang koleksi di Taobao dan Tmall, yang menunjukkan kepadanya potensi yang menjanjikan dari pasar khusus ini. Selama setahun terakhir, pencarian mainan untuk lansia di platform tersebut melonjak 124 persen, dengan penjualan naik 70 persen.
Sejumlah pusat manufaktur dari Yiwu, yang dikenal sebagai "supermarket dunia" untuk komoditas kecil, serta kota-kota seperti Chenghai dan Shantou di Guangdong, China selatan, secara aktif mengikuti tren yang berkembang ini. Cheng mengatakan meskipun beberapa merupakan pendatang baru, sebagian besar merupakan merek mainan anak-anak yang sudah mapan dan kini berekspansi ke segmen yang berfokus pada kalangan lansia.
Didorong oleh rasa penasaran, Guan melakukan riset terhadap mainan yang berorientasi pada lansia dan menemukan kesamaan dengan produk anak-anak. Sejumlah besar mainan yang dirancang untuk meningkatkan refleks, kekuatan genggaman, koordinasi atau logika dapat diadaptasi untuk pengguna yang lebih tua dengan sedikit modifikasi.
Mengandalkan pengalamannya selama satu dekade di bidang desain, produksi, dan penjualan untuk mainan anak-anak, Guan meluncurkan lebih dari 10 mainan khusus warga lansia dalam waktu tiga bulan, yang hasil penjualannya jauh melampaui perkiraan sehingga mendorongnya untuk semakin menyempurnakan dan memperluas lini produk tersebut.
"Selama liburan Festival Musim Semi tahun lalu, toko saya mencatat rekor lebih dari 10.000 pesanan harian," kata Guan seraya menambahkan bahwa perangkat latihan tenis meja ramah lansia juga menjadi populer belakangan ini.
Sekretaris Jenderal Komite Edukasi Lansia tentang Penuaan dari Perhimpunan Gerontologi China (China Gerontological Society) Zhang Jinsong menyebut keberhasilan Guan menggambarkan bagaimana peralihan demografis di China mengubah pasar konsumen.
Data resmi China menunjukkan sekitar 310 juta warganya atau 22 persen dari populasi, berusia 60 tahun ke atas. Demografi itu diproyeksikan akan meningkat 10 juta orang setiap tahunnya selama satu dekade mendatang seiring ekonomi perak berkembang ke angka 9 persen dari PDB China per 2035, menurut Kementerian Urusan Sipil China. Hal tersebut memicu peningkatan permintaan akan produk-produk untuk kelompok usia tertentu
Bagi konsumen seperti Li, yang baru-baru ini membeli mainan pereda stres dan papan catur kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk ayahnya, produk semacam itu memenuhi kebutuhan fisik dan emosional.
"Tangan ayah saya gemetar saat makan, dan dia sebelumnya hanya menonton televisi sendirian. Mainan ini membantunya melatih genggamannya dan tetap aktif secara mental," kata Li.
Dokter pengobatan tradisional China yang menangani departemen pengobatan geriatri di Rumah Sakit Afiliasi Ketiga Universitas Medis China Zhejiang (Rumah Sakit Zhongshan Zhejiang) Li Simin mengungkapkan lingkaran sosial seseorang biasanya menyempit setelah pensiun sehingga aktivitas dengan mainan dapat memberikan hiburan yang menyenangkan. Sementara, interaksi sosial yang difasilitasi oleh mainan multipemain juga dapat merangsang produksi oksitosin sekaligus mengurangi tingkat stres.
"Selain itu, warga lansia dapat memilih mainan yang disesuaikan dengan hobi lama mereka untuk memastikan keterlibatan dan resonansi pribadi, seperti opsi berbasis ritme untuk mantan penggemar musik," katanya.
Seraya menuturkan bahwa mainan dapat menjadi teman seumur hidup bagi orang-orang, Cheng mengatakan Taobao berencana membuat kategori khusus untuk mainan lansia, menawarkan dukungan tertarget untuk memanfaatkan tren tersebut.
Data dari Qichacha, platform terkemuka yang menawarkan layanan permintaan informasi perusahaan, menunjukkan bahwa pada 2024 saja, 83.000 perusahaan yang berkaitan dengan ekonomi perak telah terdaftar, yang merupakan angka tahunan tertinggi dalam 10 tahun terakhir.
"Seiring dengan pergeseran pengeluaran dari kebutuhan pokok ke pengalaman premium di kelompok usia 60-70 tahun dalam beberapa tahun terakhir, peluang inovasi bermunculan di sektor-sektor yang berfokus pada warga lansia seperti perangkat rumah pintar adaptif, layanan pariwisata yang disesuaikan, makanan fungsional, dan mainan yang ramah lansia," ujar Zhang.
Pewarta: Xinhua
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2025