Jakarta (ANTARA) - Tim nasional Indonesia lolos ke Piala Dunia Esport FIFA atau FIFAe World Cup 2026 untuk gim eFootball kategori konsol setelah memastikan tempat di final Kejuaraan Kontinental FIFAe AFC 2026.
Dikutip dari FIFA, Indonesia mengunci slot di partai puncak kompetisi level Asia tersebut lantaran mampu mengalahkan tuan rumah Malaysia pada semifinal, Jumat (21/8), yang berlangsung di Kuala Lumpur.
Indonesia, yang diperkuat Elga Cahya Putra dan Mohamad Akbar Paudie, menundukkan lawannya dengan keunggulan agregat 2-1.
Pada pertandingan pertama, Indonesia kalah 0-1. Namun, pada laga kedua, Elga dan Paudie tampil dominan untuk menang 2-0.
Pada final, Sabtu sore waktu Kuala Lumpur, Indonesia akan berhadapan dengan Jepang yang di empat besar membungkam Yordania.
Jepang, yang pada laga pertama secara mengejutkan takluk 0-3 dari Yordania, mampu bangkit di pertandingan kedua untuk berjaya 5-0.
FIFAe World Cup 2026 menjadi penampilan ketiga Indonesia pada ajang tersebut secara beruntun.
Pada 2024, Indonesia bahkan berhasil menjuarai FIFAe World Cup 2024 untuk kategori konsol gim eFootball. Setahun berikutnya, skuad Garuda menjadi tim terbaik keempat.
Sejatinya, Indonesia juga mengirimkan atlet di Kejuaraan Kontinental Esport AFC 2026 untuk kategori mobile, juga gim eFootball.
Akan tetapi, dua pemain eFootball mobile tanah air Alfin Pratama dan Yoga Andisalasa dikalahkan tim Thailand di perempat final.
Pada sektor eFootball mobile itu, Indonesia sempat menduduki peringkat delapan terbaik pada FIFAe World Cup 2024.
Baca juga: E-football jadi nomor esports teramai pada Asian Games 2026
Pewarta: Michael Siahaan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































