IKA Unair Tulungagung hijaukan Bukit Dondong kurangi risiko bencana

3 hours ago 4
Penghijauan ini penting untuk mengurangi risiko longsor, banjir saat musim hujan, dan kekeringan pada musim kemarau

Tulungagung, Jatim (ANTARA) - Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA Unair) Cabang Tulungagung bersama sejumlah komunitas dan sekolah melaksanakan kegiatan penghijauan di kawasan Bukit Dondong, Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Minggu.

Kegiatan bertajuk Kolaboraksi Part 2: Penghijauan Tulungagung Selatan tersebut melibatkan Forum Komunitas Hijau Tulungagung, Sekolah Adiwiyata, Yayasan Imam Syafi’ie Tulungagung, Kantor Kecamatan Tanggunggunung, serta Komunitas Parjogundo (Pasar Jogging Gunung Dondong).

Ketua IKA Unair Cabang Tulungagung Desi Lusiana Wardhani, mengatakan, penghijauan tersebut merupakan tindak lanjut kegiatan serupa yang sebelumnya dilaksanakan di Desa Tenggarejo, Kecamatan Tanggunggunung, sebagai upaya mengatasi lahan kritis di wilayah pegunungan selatan Tulungagung.

"Kami prihatin dengan kondisi pegunungan selatan yang sudah kritis. Dampaknya sudah sering dirasakan masyarakat, seperti banjir dan tanah longsor," kata Desi.

Baca juga: Gubernur Banten dorong gerakan hijau lewat penghijauan Sungai Cibanten

Menurut dia, kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di kawasan pegunungan yang masih banyak mengalami degradasi tutupan lahan.

"Harapannya, masyarakat mau mengembalikan kawasan pegunungan selatan menjadi hutan tanaman keras sebagai bentuk ikhtiar mencegah bencana," ujarnya.

Bukit Dondong dipilih sebagai lokasi penghijauan karena berfungsi sebagai kawasan resapan air yang vital bagi warga sekitar.

Tercatat sedikitnya terdapat 10 sumber mata air di kawasan tersebut yang tetap aktif, termasuk saat musim kemarau.

Perwakilan Komunitas Parjogundo Achmad Rangie mengatakan kelestarian Bukit Dondong sangat penting karena posisinya berada di atas permukiman warga dan menjadi penyangga ekologis wilayah sekitarnya.

"Kawasan ini sempat mengalami tekanan karena alih fungsi lahan. Kesadaran bersama sangat diperlukan agar fungsi ekologisnya tetap terjaga," katanya.

Ia menambahkan, komunitasnya telah mengajukan permohonan kepada Perum Perhutani untuk mengelola lahan kritis seluas sekitar 10 hektare di sekitar Bukit Dondong guna dihijaukan kembali dan dikembangkan sebagai kawasan hutan edukasi.

Sementara itu, Camat Tanggunggunung Deddy Eka Purnama menyambut positif kegiatan kolaboratif tersebut dan berharap gerakan penghijauan dapat terus meluas serta melibatkan lebih banyak elemen masyarakat.

“Penghijauan ini penting untuk mengurangi risiko longsor, banjir saat musim hujan, dan kekeringan pada musim kemarau,” kata Deddy.

Baca juga: 374.839 pohon ditanam PNM, jejak nyata hijaukan negeri di Hari Gerakan Satu Juta Pohon

Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |