Humaniora kemarin, usulan biaya haji hingga update korban gempa di NTT

2 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah berita humaniora pada Rabu yang banyak menarik perhatian pembaca dan masih layak untuk kembali disimak pagi ini, mulai dari usulan biaya haji 2027 hingga update korban gempa di NTT.

Berita-berita tersebut dapat kembali disimak dalam ringkasan berikut.

1. Menhaj: Pemerintah usul biaya haji 2027 sebesar Rp107 juta

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf menyampaikan bahwa pemerintah mengusulkan rata-rata Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 2027 mendatang sebesar Rp107.340.172,02 per jamaah.

"Pemerintah mengusulkan rata-rata BPIH per jamaah sebesar Rp107.340.172,02 dengan komposisi Bipih sebesar Rp42.936.068,81 atau sebesar 40 persen dan nilai manfaat sebesar Rp64.404.103,21 atau sebesar 60 persen," kata Menhaj dalam Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu.

Selengkapnya di sini

2. Kemenhaj cek lagi 400 ribu data antrean haji yang berisiko tak valid

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, terdapat risiko sekitar 400 ribu data yang invalid dari daftar 5,7 juta data antrean calon haji, sehingga pihaknya akan memvalidasi kembali data-data itu.

"Sekitar 400 ribu itu kalau dikali 25 juta itu nilainya 10 triliun Pak. Nah ini mau kita bicarakan bareng-bareng dengan Kementerian Dalam Negeri. Kita cocokkan. Ini orangnya ada enggak sih? Kan mereka sudah bayar porsi. Bisa jadi sudah meninggal," katanya dalam rapat bersama DPR di Jakarta, Rabu.

Selengkapnya di sini

3. BNPB: Jumlah korban gempa NTT bertambah satu orang jadi 71 wafat

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah satu orang per hari ini, sehingga total terdapat 71 korban meninggal sejak 15-19 Agustus 2026.

"Jumlah korban bertambah satu orang menjadi 71 yaitu di Kabupaten Nagekeo. Kami dari pemerintah mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya keluarga kita, juga memastikan bantuan terus terdistribusi bagi masyarakat yang saat ini ada di tempat-tempat pengungsian maupun daerah terdampak," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam konferensi pers yang diikuti dalam jaringan di Jakarta, Rabu.

Selengkapnya di sini

4. Kemenkes: Obat-obatan untuk warga NTT aman hingga lima hari ke depan

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan kebutuhan obat-obatan untuk warga Nusa Tenggara Timur (NTT) terdampak gempa bumi sudah aman, terjamin, dan masih cukup hingga lima hari ke depan.

"Pemerintah terus mengirimkan bantuan obat-obatan, dan dapat kami laporkan pada saat ini, untuk lima hari ke depan semua obat masih terjamin. Kami siap memobilisasi dari pusat kebutuhan-kebutuhan obat di daerah terdampak," kata Ketua Satuan Tugas (Satgas) Bencana Kemenkes Sumarjaya dalam konferensi pers bersama BNPB yang diikuti secara daring di Jakarta, Rabu.

Selengkapnya di sini

5. Kepala BMKG: Gempa susulan di Flores diperkirakan meluruh 3-4 minggu

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan aktivitas gempa susulan pascagempa bermagnitudo 7,7 di Flores membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat minggu untuk meluruh.

“Karena ini gempanya cukup besar, 7,7 magnitudo, jadi peluruhannya memerlukan waktu kurang lebih tiga sampai empat minggu ke depan,” kata Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani di Jakarta, Rabu.

Selengkapnya di sini

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |