Guru di Pamekasan rasakan manfaat TPG bagi kesejahteraan-pembelajaran

6 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengatakan sejumlah guru di Kabupaten Pamekasan, Provinsi Jawa Tengah merasakan manfaat dari penyaluran langsung Tunjangan Profesi Guru (TPG) yang meningkatkan kesejahteraan sekaligus mendorong inovasi dalam proses pembelajaran di sekolah.

Dalam pernyataan tertulis di Jakarta pada Minggu, sejumlah guru SDN Jalmak 1, Kabupaten Pamekasan mengatakan dana TPG dimanfaatkan untuk membeli perangkat pendukung pembelajaran dan mulai mengintegrasikan teknologi ke dalam kelas demi menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan bagi murid.

Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) SDN Jalmak 1 Dwi Arista Wardana misalnya, terus berupaya menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya aktif secara fisik, namun juga mampu membentuk karakter murid.

Menurutnya, pembelajaran yang interaktif dapat membantu menanamkan nilai-nilai positif yang berguna dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk mendukung proses tersebut, Dwi memanfaatkan dana TPG untuk membeli laptop yang kini digunakan sebagai sarana penunjang pembelajaran PJOK di kelas.

“Dampak TPG ini membantu saya untuk berinovasi menyiapkan materi pembelajaran yang lebih kreatif dan inovatif dengan perangkat laptop. Puji syukur kelas PJOK saya sekarang lebih interaktif, mampu membangun kolaborasi dan partisipasi murid dalam proses pengajaran,” ujar Dwi.

Manfaat serupa juga dirasakan oleh guru kelas SDN Jalmak 1 Sri Riana yang menilai TPG memberikan dampak besar, baik dari sisi kesejahteraan ekonomi maupun pengembangan kualitas pembelajaran.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Sri mulai mengenalkan pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) kepada murid melalui perangkat tablet yang dibelinya dari dana TPG.

Dengan perangkat tersebut, Sri memanfaatkan berbagai aplikasi permainan edukatif seperti Kahoot dan Quizizz untuk menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan partisipatif.

“Dengan tablet yang saya beli ini, sekarang saya bisa memanfaatkan berbagai permainan edukatif seperti Kahoot dan Quizizz. Murid-murid pun kini menjadi sangat antusias belajar dan tidak bosan saat di kelas. Semoga TPG dapat terus berlanjut dan membuat guru-guru semakin berinovasi untuk mengajar,” kata Sri.

Tidak hanya di sekolah negeri, manfaat TPG juga dirasakan oleh guru sekolah swasta, yakni Samsi yang merupakan guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMP Plus Nurul Hikmah, Kabupaten Pamekasan.

Baginya, kehadiran TPG memberikan ketenangan dalam kehidupan sehari-hari sekaligus mendukung terciptanya suasana belajar mengajar yang lebih nyaman.

Selain membantu secara ekonomi, ia menambahkan TPG juga membuka peluang bagi Samsi untuk meningkatkan kompetensi diri melalui berbagai pelatihan, seminar, dan pendidikan serta pelatihan (diklat).

"Semoga kesejahteraan guru dapat terus ditingkatkan, khususnya bagi guru swasta dan honorer yang terus berjuang untuk mengajar. Sejatinya, baik guru ASN maupun guru swasta memiliki tugas dan tanggung jawab yang sama, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa,” kata Samsi.

Baca juga: Kemendikdasmen: TPG perkuat profesionalisme guru di Yogyakarta

Baca juga: Kemendikdasmen: TPG cair bulanan membuat guru lebih sejahtera

Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |